KASONGAN – Di luar ruang rapat dan panggung politik, Bupati Katingan, Saiful, menunjukkan sisi lain kepemimpinannya: lewat permainan catur. Aksi menarik itu tersaji usai pembukaan Turnamen Catur Bupati Katingan Cup III Tahun 2025, yang digelar di Gedung Sekretariat KONI Kabupaten Katingan, Rabu 16 Juli 2025.
Tak sekadar membuka acara, Saiful langsung turun gelanggang melawan enam pemain secara simultan dalam format meja bundar. Meski menghadapi lawan dari berbagai instansi, seperti KONI, Diskominfostandi, Kodim, dan Kejaksaan, sang bupati tampil percaya diri dan penuh strategi.
Hasilnya mencengangkan. Dalam waktu kurang dari satu jam, Saiful menumbangkan lima dari enam lawannya, termasuk Budiman L. Gaol, Tony Yosepta, Wim Kelapa, Serda Muhammad Zaini, dan Bayu. Hanya Arif Rahmanto dari Kemenag Katingan yang berhasil menahan imbang sang bupati.
Penampilan ini pun mengundang decak kagum. Seorang penonton menyebut permainan catur Saiful menggambarkan cara berpikir strategis seorang pemimpin. “Permainan ini mengajarkan bagaimana menghadapi situasi rumit, mirip saat memimpin daerah,” ucapnya.
Dalam sambutan pembukaannya, Bupati Saiful menekankan pentingnya catur sebagai sarana membentuk daya pikir visioner, disiplin, dan sportivitas serta nilai-nilai yang menurutnya sejalan dengan visi pembangunan Katingan 2025–2030 yakni Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.
Menutup kegiatan, Saiful menyampaikan apresiasi kepada panitia dan para pecatur, khususnya Percasi Katingan. Ia berharap turnamen ini bisa terus berlanjut sebagai ajang pembinaan atlet dan wadah mempererat semangat kolaborasi demi Katingan yang lebih berprestasi.
(anr/matakalteng.com)






















Discussion about this post