KUALA KAPUAS – Suasana religius menyelimuti Kota Kuala Kapuas pada Sabtu 21 Juni 2025 malam (25 Dzulhijjah 1446 H), saat puluhan ribu jemaah membanjiri kawasan Masjid Al Ikhlas, Jalan Melati, Komplek Pasar Sari Mulia, Kecamatan Selat. Kehadiran Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam rangkaian Safari Dakwah di Kalimantan Tengah menjadi magnet spiritual yang menyatukan umat dari berbagai penjuru.
Panitia mencatat lebih dari 50 ribu jemaah hadir dan memadati area masjid hingga membeludak ke Jalan Melati, Jalan Anggrek, dan Jalan A. Yani. Gelombang antusiasme ini mencerminkan kuatnya semangat keagamaan masyarakat Kapuas. Dalam sambutan tertulis Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan sekaligus Ketua LPTQ Kapuas, H. Suwarno Muriyat, disampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran UAS.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum spiritual untuk memperkuat keimanan di tengah tantangan zaman,” ujarnya. Pemerintah Kabupaten Kapuas juga menegaskan komitmennya dalam mendukung syiar Islam serta memperkuat nilai keberagamaan dalam pembangunan karakter masyarakat, selaras dengan visi Kapuas Bersinar-Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius.
Dalam tausiyahnya, UAS menekankan bahwa ibadah bukanlah alat untuk ‘menebus’ surga, melainkan jalan untuk menggapai rahmat Allah SWT. “Salat, puasa, zakat, semua untuk meraih kasih sayang Allah, bukan menebus surga,” tegasnya. UAS juga mengajak umat Islam untuk berbisnis dan berdagang bukan semata untuk tujuan duniawi, melainkan sebagai sarana memperkuat dakwah. “Bangun masjid, pondok tahfiz, beasiswa anak yatim-itulah amal jariyah yang abadi,” ujarnya penuh semangat.
Menariknya, UAS memberikan pujian terhadap slogan daerah “Kapuas Bersinar” yang dinilainya memiliki makna spiritual yang mendalam. “Saya sudah ceramah dari Sabang sampai Papua. Tapi satu-satunya kota yang jargonnya mirip Al Madinah Al Munawwarah adalah Kapuas,” ungkapnya. “Munawwarah berarti bercahaya, dan Kapuas Bersinar adalah cahaya yang mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW
Ceramah ditutup dengan doa yang penuh haru dan harapan bagi masyarakat dan pemimpin Kabupaten Kapuas. “Ya Allah, jadikan Kapuas baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Anugerahkan keberkahan, rahmat, dan rezeki bagi seluruh jemaah dan pemimpin yang Engkau titipkan amanah,” demikian doa yang dipanjatkan UAS. Rangkaian Safari Dakwah UAS ini juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube Al Fath Net, memperluas jangkauan dakwah hingga ke berbagai daerah.
(gia/matakalteng)






















Discussion about this post