KAPUAS – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Kapuas, menggelar Silaturahmi dengan Jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama setempat di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kapuas, Selasa 18 April 2023.
Dalam sambutannya Wagub mengatakan Pemerintah Provinsi melaksanakan pemantauan harga di bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri melalui kegiatan pasar penyeimbang di 14 kabupaten/kota se-Kalteng.
Pemantauan harga bahan pokok, menurut Wagub, dilaksanakan setiap pekan secara kontinyu di 13 Kabupaten dan 1 Kota. Namun, karena saat ini masih berada dalam suasana Puasa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, maka kegiatan pemantauan harga dikemas bersama-sama dengan kegiatan Pasar Penyeimbang .
“Bersama Bapak Gubernur beberapa waktu lalu, kita juga melaksanakan kegiatan pasar penyeimbang di wilayah barat, mulai dari Kotawaringin Barat, Lamandau, Sukamara, Kotawaringin Timur, dan Seruyan. Sedangkan hari ini kita laksanakan di Kapuas dan Pulang Pisau,” kata Wagub.
Sementara itu, acara ramah tamah dengan sejumlah Kepala SOPD terkait siang ini diharapkan dapat memberikan semangat kepada Plt. Bupati Kapuas beserta jajaran dalam mengemban tugas pemerintahan. “Kita super tim dari tim kerja yang kompak. Ini yang kita harapkan dari membangun. Dengan Pemerintah Provinsi, kita harapkan kolaborasi,” tukas Wagub Kalteng.
Terkait Program Strategis Nasional Food Estate yang direncanakan berlanjut sampai 2029 mendatang. “Kapuas diharapkan jadi sentra produksi ketahanan pangan nasional,” harap Wagub.
Asisten Ekobang Leonard S. Ampung memaparkan bahwa selain memantau fluktuasi harga di Kabupaten Kapuas, pertemuan kali ini, antara lain juga membahas stok ketersedian bahan pangan, ketahanan pangan, penyerapan anggaran, dan penurunan angka stunting.
Sebelumnya, Plt. Bupati Kapuas, Nafiah Ibnor menyampaikan bahwa selama ini Kapuas secara administrasi pemerintahan berjalan lancar dan stabil. Meski demikian, Pemerintah Provinsi diharapkan dapat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di sejumlah desa di Pujon, Timpah, dan Mantangai.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post