KUALA KAPUAS – Berdasarkan update data terbaru pada Selasa 19 Mei 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas, perkembangan Covid-19 atau virus Corona mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir ini. Hal itu terbukti dengan bertambahnya pasien nomor 20 berjenis kelamin wanita, usia 24 tahun dan pasien nomor 21 yang juga wanita usia 6 tahun.
“Untuk pasien nomor 20 dan 21 tersebut termasuk dalam status Orang Tanpa Gejala (OTG) kerena tidak memiliki riwayat perjalanan keluar daerah alias hanya dalam ruang lingkup kota Kuala Kapuas saja,” ungkap Dr H Junaidi SE MAP SKM M,Kes selaku juru bicara Gugu Tugas Covid 19 Kapuas, Rabu 20 Mei 2020.
Disebutkan H Junaidi, sedikitnya ada 54 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang dinyatakan Negatif atau tidak terkontaminasi virus Corona oleh pihak medis Dinkes Kapuas. Begitu juga dengan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) saat ini ada sekitar 10 orang yang tersebar di lima kecamatan, diantaranya Kecamatan Mantangai 1 orang, Kapuas Tengah 1 orang, Kapuas Hulu 1 orang, Basarang 1 orang dan 6 orang di Kecamatan Selat. Jadi total keseluruhan ada 10 Orang Dalam Pemantauan (ODP) tersebut masih menjalani karantina mandiri di lokasi yang sudah disiapkan Pemkab Kapuas.
“Kita patut bersyukur karena 3 orang pasien yang dulunya positif terpapar Covid-19 dinyatakan sembuh. Meski selama wabah Corona tersebut melanda Kota Kuala Kapuas sedikitnya ada sekitar 5 orang yang terpapar Covid-19 telah meninggal dunia. Oleh karena itu pihaknya meminta kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Kapuas agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap virus berbahaya ini,” tandasnya.
Pemkab Kapuas meminta agar masyarakat dapat saling bahu-membahu untuk melawan virus Corona dengan cara mengikuti anjuran pemerintah, seperti tetap berdiam diri di rumah guna memutuskan penyebaran mata rantai virus Corona, kecuali memang ada kepentingan mendesak baru keluar rumah. Akan tetapi aturannya tetap mengunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker dan kaus tanggan, hal itu penting dilakukan dan ditaati, demi keselamatan bersama.
(gia/matakalteng.com)






















Discussion about this post