PALANGKA RAYA – Muhammad Reza Prabowo resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah bersama lima pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa (26/5/2026).
Sebelum dilantik secara definitif, Reza juga telah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng selama kurang lebih dua setengah tahun.
Usai pelantikan, Reza mengaku fokus menjalankan amanah yang diberikan Gubernur Kalimantan Tengah di sektor pendidikan dan belum memikirkan kemungkinan penugasan di instansi lain.
“Kita ikut arahan Bapak Gubernur. Kepercayaan Bapak Gubernur saat ini diberikan kepada kami di Dinas Pendidikan, ini pun sangat berat,” ujarnya.
Ia meminta dukungan dan doa masyarakat Kalimantan Tengah agar mampu menjalankan tugas memimpin Dinas Pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
“Anak-anak Kalimantan Tengah tidak boleh jadi penonton lagi,” tegasnya.
Sebagai salah satu kepala dinas termuda di lingkungan Pemprov Kalteng, Reza mengaku tidak merasa canggung memimpin organisasi perangkat daerah karena telah cukup lama berproses di Dinas Pendidikan.
“Insya Allah tidak. Karena kita sudah masa uji coba, sudah mendekati tiga tahun, dua setengah tahun kami menjabat di Dinas Pendidikan,” katanya.
Menurutnya, budaya kerja di Dinas Pendidikan selama ini berjalan dengan semangat kolaborasi dan kekeluargaan.
“Di Dinas Pendidikan kita semua kolaborasi, tim kuat, saling support, saling mendukung, dan saling mendoakan,” ucapnya.
Saat ditanya terkait kunci perjalanan karier birokrasi di usia muda, Reza menjawab santai. Ia menyebut dukungan keluarga menjadi salah satu hal penting dalam hidupnya.
“Sayang sama istri aja. Berbakti kepada orang tua, itu aja,” katanya sambil tersenyum.
Meski demikian, ia mengakui tetap aktif mengikuti berbagai pelatihan dan pendidikan kedinasan sebagai bagian dari pengembangan kapasitas diri.
“Alhamdulillah saya mengikuti terus. Saya sudah melaksanakan Diklat PIM III, PKN II, kemudian pendidikan formal juga tinggal menunggu karena sudah sidang terbuka,” jelasnya.
Selain pendidikan formal, ia juga aktif mengikuti berbagai pelatihan lain yang dinilai menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai pejabat publik.
Reza menegaskan, pesan utama yang ingin diwujudkan melalui sektor pendidikan adalah memastikan generasi muda Kalimantan Tengah memiliki kualitas dan daya saing sesuai harapan Gubernur Kalimantan Tengah.
(NRA/MATAKALTENG)




















Discussion about this post