PALANGKA RAYA – Agus Candra resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah bersama lima pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya di Istana Isen Mulang, Palangka Raya.
Sebelum dilantik secara definitif, Agus Candra juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng.
Ia sebelumnya diketahui menjabat sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah.
Usai resmi dilantik, Agus menegaskan fokus utamanya adalah mendukung program prioritas Gubernur Kalimantan Tengah serta visi nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden RI.
“Mendukung apa yang jadi program gubernur, khususnya apa yang sudah ada di dalam visi dan misi Presiden Asta Cita, termasuk yang terkait dengan Kartu Huma Betang Sejahtera,” ujarnya.
Menurutnya, tugas utama Dinas Ketahanan Pangan adalah memastikan seluruh program strategis pemerintah daerah dapat berjalan optimal, khususnya dalam mendukung pembangunan sektor pangan di Kalimantan Tengah.
Ia menjelaskan, arah pembangunan ketahanan pangan di Kalteng saat ini sejalan dengan program nasional, terutama dalam penguatan sektor pertanian dan pengembangan daerah sebagai lumbung pangan.
“Ketahanan pangan ini lebih kepada hulunya, seperti penyiapan lahan dan penanaman padi. Jadi kita memang dipersiapkan sebagai lumbung pangan,” katanya.
Agus menyebut Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap sektor pangan dapat menjadi salah satu keunggulan daerah, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal tetapi juga mampu memasok kebutuhan pangan ke wilayah lain di masa mendatang.
“Nantinya kita berharap bisa memenuhi kebutuhan di wilayah provinsi, bahkan ke depan bisa menyuplai ke daerah lain,” ucapnya.
Meski demikian, ia menilai keberhasilan program ketahanan pangan tidak bisa dijalankan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) memiliki peran penting dalam penyiapan lahan maupun produksi padi, sementara Dinas Ketahanan Pangan lebih banyak berfokus pada fungsi koordinasi dan sinkronisasi program.
“Kami lebih banyak sifatnya mengoordinasikan semuanya supaya berjalan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.
(NRA/MATAKALTENG)


















Discussion about this post