PALANGKA RAYA – Arah pembangunan Kalimantan Tengah tahun 2027 mulai dipertegas melalui penetapan sejumlah prioritas strategis yang berfokus pada penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perbaikan tata kelola pemerintahan.
Perencanaan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan berdampak luas bagi masyarakat. Kepala Bapperida Provinsi Kalteng sekaligus Plt. Sekretaris Daerah, Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 mengedepankan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
“Perencanaan ini merupakan bagian dari proses penyempurnaan rancangan akhir RKPD dengan memperhatikan masukan dari seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya, Kamis 19 Maret 2026. Dia memaparkan, terdapat delapan prioritas pembangunan daerah yang menjadi fokus utama, di antaranya pelaksanaan program Kartu Huma Betang Sejahtera, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan.
Selain itu, arah kebijakan pembangunan 2027 juga diterjemahkan ke dalam 33 arah kebijakan prioritas, 67 outcome prioritas, dan 133 output prioritas yang menjadi indikator capaian pembangunan daerah. Leonard menambahkan, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dengan target peningkatan partisipasi sekolah serta pemerataan tenaga pendidik melalui berbagai program strategis.
“Program pendidikan diarahkan pada peningkatan akses dan mutu, termasuk pembangunan sarana prasarana, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pemerataan distribusi guru,” jelasnya. Dalam proses perencanaan, pemerintah juga menghimpun berbagai usulan dari DPRD dan masyarakat. Tercatat, terdapat ribuan usulan yang masuk dan saat ini masih dalam tahap validasi.
“Usulan tersebut berasal dari berbagai pihak, baik DPRD maupun masyarakat, yang seluruhnya akan diverifikasi untuk memastikan kesesuaian dengan prioritas pembangunan daerah,” katanya. Dia menegaskan, seluruh proses perencanaan ini dilakukan secara terintegrasi dan berbasis data agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di Kalimantan Tengah.
Dengan penetapan prioritas tersebut, pemerintah provinsi berharap pembangunan tahun 2027 dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(nra/matakalteng)





















Discussion about this post