SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) terus berupaya meningkatkan mutu pembangunan infrastruktur daerah.
“Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah proses akreditasi laboratorium konstruksi yang berada di bawah bidang konstruksi dinas,”ujarnya, Sabtu 24 Januari 2026.
Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim, Mentana Dhinar Tistama, menyampaikan bahwa saat ini proses akreditasi laboratorium sudah mulai berjalan dan ditargetkan rampung pada tahun ini. Ia berharap, akreditasi dapat diperoleh paling lambat pada triwulan ketiga atau sekitar Juli hingga Agustus mendatang.
“Bidang konstruksi membawahi laboratorium, tahun depan sudah berproses untuk akreditasinya. Mudah-mudahan tahun ini pada triwulan ketiga atau bulan Juli–Agustus paling lambat kita sudah bisa terakreditasi. Artinya lab kita secara legal formalnya sudah memenuhi syarat untuk mengeluarkan hasil,” ujar Mentana.
Mentana menjelaskan, selama ini laboratorium konstruksi milik Pemkab Kotim sebenarnya sudah dapat digunakan untuk melakukan pengujian dan perekaman data teknis. Namun, secara formal hasil uji tersebut belum memiliki kekuatan sahih karena status akreditasi masih dalam proses.
“Sekarang ini masih bisa rekam, tetapi secara sahihnya masih belum terakreditasi. Tetapi sudah bisa dipakai,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan laboratorium yang terakreditasi menjadi kebutuhan penting, terutama untuk menjamin kualitas hasil pengujian material dan pekerjaan konstruksi di daerah.
Dengan akreditasi tersebut, hasil uji laboratorium tidak hanya diakui secara administratif, tetapi juga memiliki standar mutu yang dapat dipertanggungjawabkan.
Lebih lanjut, Mentana berharap proses akreditasi ini dapat menjadi titik awal peningkatan kualitas layanan laboratorium konstruksi ke depannya. Dengan dukungan fasilitas yang representatif dan kualitas pengujian yang teruji, pembangunan infrastruktur di Kotim diharapkan semakin berkualitas.
“Mudah-mudahan ke depannya lebih meningkat lagi. Harapannya dengan adanya representative yang kualitasnya teruji atau terakreditasi, kualitas infrastruktur kita juga mengalami peningkatan mutunya,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post