PALANGKA RAYA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Langkai 4 di Kecamatan Pahandut resmi mendapat apresiasi luas setelah diresmikan sebagai salah satu fasilitas pemenuhan gizi dengan standar tertinggi di Kalimantan Tengah, bahkan disebut terbaik secara nasional. Berdiri di atas lahan seluas 700 meter persegi, SPPG ini jauh melampaui standar minimal 400 meter persegi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Perwakilan Yayasan Berkah Berlimpah Anugerah, Tingkas Chandra, menyampaikan bahwa SPPG Langkai 4 ditunjang dengan dapur berstandar hotel berbintang dan tenaga chef profesional. “SPPG Langkai 4 menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah dan mitra yayasan untuk menyiapkan masa depan anak-anak Kalteng,” ujarnya, Selasa 2 Desember 2025.
Yayasan Berkah Berlimpah Anugerah sendiri telah aktif sejak awal 2025 melalui penyaluran 5.000 porsi Menu Bergizi Gratis (MBG) bagi sekolah-sekolah di Palangka Raya, mulai dari Puntun, Pahandut Seberang hingga Danau Tundai. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, memberikan apresiasi tinggi atas hadirnya fasilitas ini.
Dia menyebut kualitas bangunan SPPG Langkai 4 sebagai yang terbaik di antara fasilitas sejenis. “Ini mungkin yang terbaik bahkan se-Indonesia. Semoga menjadi inspirasi bagi pembangunan SPPG berikutnya, bukan hanya dari sisi bangunan tetapi kualitas makanannya,” ucapnya. Dia menegaskan bahwa program Presiden Prabowo ini harus didukung penuh untuk meningkatkan kualitas generasi muda melalui pemenuhan gizi.
“Terima kasih telah membantu Pemprov Kalteng. Mari bersama-sama membangun Kalteng agar semakin maju, berkah, dan sejahtera,” imbuhnya. Kepala Regional BGN Kalteng, Elisa Agustino, turut memuji kesesuaian fasilitas tersebut dengan ketentuan nasional. “Ini satu-satunya yang terbaik menurut kami. Luas bangunan, peralatan, dan tata ruang semuanya sudah memenuhi ketentuan. Semoga menjadi contoh bagi mitra lainnya,” ucapnya.
Elisa menambahkan bahwa BGN, sesuai arahan Presiden Prabowo, akan memperluas pembangunan SPPG ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Di Kalimantan Tengah sendiri, ditargetkan pembangunan 400 SPPG baru, termasuk fasilitas dapur yang disesuaikan dengan kondisi medan di masing-masing daerah.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post