PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memantapkan persiapan pembangunan Koperasi Merah Putih, termasuk memastikan ketersediaan lahan yang menjadi salah satu syarat utama. Hingga saat ini, verifikasi data lahan masih berlangsung dan akan disesuaikan dengan target nasional.
Dari kebutuhan sekitar 1.400 meter persegi, baru sekitar 400 meter yang masuk dalam laporan awal, sementara proses klarifikasi dan verifikasi terus berjalan. Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Perekonomian,Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalteng, Herson B. Aden, menyampaikan bahwa data awal lahan yang masuk baru sebagian dari total kebutuhan.
“Kemarin sudah ada sekitar 400-an meter yang terdata. Tapi itu masih perlu diklarifikasi lagi,” ujarnya, Jumat 21 November 2025. Dia menerangkan bahwa pemerintah provinsi kini tengah berkoordinasi intensif dengan TNI serta pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan lahan sesuai instruksi nasional.
“Kami sudah rapat bersama TNI untuk memastikan seluruh kabupaten/kota dan provinsi mendukung program Presiden. Targetnya, paling lambat akhir tahun 2026, galeri sudah bisa terbangun,” jelas Herson. Pemprov Kalteng memastikan upaya percepatan terus dilakukan agar pembangunan fisik Koperasi Merah Putih dapat dimulai tepat waktu, sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi desa.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post