PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, resmi dikukuhkan sebagai Ayah dan Bunda Generasi Berencana (GenRe) serta Orang Tua Asuh Gerakan Nasional Orang Tua Asuh Anak Stunting (GENTING) Provinsi Kalteng.
Pengukuhan dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Kelembagaan, dan Reformasi Birokrasi BKKBN RI, Viktor Hasiholan Siburian, yang mewakili Kementerian PPN/BKKBN, di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng. Kegiatan ini bertepatan dengan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 tingkat Provinsi Kalteng tahun 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa HAN dan HARGANAS bukan hanya seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memperjuangkan hak-hak anak serta memberdayakan keluarga sebagai unit dasar pembangunan bangsa.
“Peringatan ini menjadi bentuk nyata dukungan Pemprov Kalteng dalam mewujudkan ASTA CITA Presiden dan Visi-Misi Kalteng BERKAH, khususnya dalam pembangunan SDM yang unggul, berkualitas, dan berkarakter,” ujar Agustiar, Rabu 16 Juni 2025
Ia juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak-anak, bebas dari stunting, pernikahan dini, kekerasan, dan perundungan (bullying). Pemenuhan hak-hak anak, menurutnya, harus menjadi prioritas bersama menuju terciptanya Indonesia Emas 2045. “SDM unggul adalah kunci menuju Kalimantan Tengah yang lebih berkah dan bermartabat. Anak-anak harus tumbuh optimal secara fisik, mental, dan sosial,” tegasnya.
Agustiar juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi mendukung penuh berbagai program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas SDM dan keluarga Indonesia melalui program prioritas Huma Betang Sejahtera. “Kita ingin agar anak-anak, termasuk yang tinggal di wilayah pedalaman, mendapat kesempatan sekolah, kuliah, akses kesehatan, serta asupan gizi yang cukup,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah Prov. Kalteng, Leonard S. Ampung, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman para pemangku kepentingan dalam menyelaraskan program pembangunan keluarga, percepatan penurunan stunting, serta pemenuhan hak-hak anak. Kegiatan tahun ini mengusung tema nasional “Anak Terlindungi, Keluarga Kuat: Bersama Mewujudkan Indonesia Maju”, dengan subtema “Kalteng Emas 2045: Anak Hebat, Bebas Stunting, Keluarga Berkualitas.
Rangkaian kegiatan meliputi:
Pengukuhan Ayah dan Bunda GenRe tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Kalteng, Pengukuhan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Pengukuhan Bunda Forum Anak Daerah, Bunda PAUD, dan Bunda Literasi, Penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada perwakilan anak-anak. Kegiatan ini menandai langkah konkret Pemerintah Provinsi Kalteng dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis keluarga dan perlindungan anak sebagai pilar masa depan bangsa.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post