PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menyatakan dukungannya terhadap program pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi yang diusulkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR). Dukungan ini menjadi langkah nyata pemerintah untuk meningkatkan layanan kesehatan di Kalimantan Tengah.
Usai melakukan inspeksi mendadak ke RSUD dr Doris Sylvanus, Gubernur Agustiar menjelaskan bahwa ia telah mengunjungi Universitas Palangka Raya dan melihat persiapan yang diperlukan untuk mendukung program tersebut. “Kemarin saya ke Universitas Palangka Raya, mereka mau meminjam gedung di lantai 5 RS Doris, dan saya melihat apa yang harus kami siapkan,” ujar Agustiar.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pun siap memberikan dukungan penuh, terutama dalam hal pendanaan untuk pembangunan fasilitas yang diperlukan dalam program ini. “Kami akan bantu pada tahun ini di perubahan anggaran, karena ini sifatnya prioritas, kami akan jemput bola, kami memastikan kesehatan menjadi program prioritas,” tambahnya.
Plt. Direktur RSUD Doris Sylvanus, Suyuti Syamsul, menjelaskan bahwa program pendidikan ini akan menjadi solusi bagi dokter asal Kalimantan Tengah yang selama ini harus keluar daerah untuk melanjutkan studi spesialis. “Selama ini dokter dari Kalteng yang ingin mengambil pendidikan spesialis harus keluar daerah. Sekarang kita mulai program pendidikan spesialis kebidanan di sini, 100 persen pesertanya dari Kalteng. Program ini akan berjalan mulai bulan April,” ungkap Suyuti.
Program ini merupakan hasil kerja sama antara RSUD Doris Sylvanus, RS Hasan Sadikin, Universitas Padjadjaran, dan Fakultas Kedokteran UPR. Namun, terdapat kendala terkait fasilitas pembelajaran, seperti kurangnya ruang yang memadai untuk kelas, diskusi, serta ruang untuk dokter residen.
Suyuti juga menyampaikan bahwa UPR membutuhkan sekitar Rp3 miliar untuk pembangunan fasilitas yang diperlukan, dengan Rp1 miliar sudah dialokasikan oleh UPR untuk kerja sama dengan Universitas Padjadjaran. Sisanya, Rp2 miliar, akan dianggarkan melalui RSUD Doris Sylvanus untuk perbaikan aula dan ruang pembelajaran.
Dukungan dari Gubernur Kalteng ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan pendidikan dokter spesialis di Kalimantan Tengah, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan di daerah tersebut.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post