PALANGKA RAYA – Inovasi layanan kesehatan mental, Mobil ESKRIM (Mobil Edukasi dan Skrining Mental), yang diluncurkan pada 18 November 2024 bertepatan dengan HUT ke-10 RS Kalawa Atei, kini resmi mulai beroperasi. Layanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengakses pemeriksaan kesehatan mental dan konsultasi langsung dengan tenaga profesional.
Dengan adanya Mobil ESKRIM, RS Kalawa Atei berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan jiwa, menurunkan stigma negatif terkait masalah kesehatan mental, serta membawa layanan kejiwaan lebih dekat kepada masyarakat.
“Masyarakat yang mengunjungi Mobil ESKRIM dapat melakukan skrining untuk mengevaluasi tingkat kecemasan, depresi, dan stres, serta berkonsultasi dengan psikolog klinis,” ujar Seniriaty, Direktur RS Kalawa Atei, Kamis (6/2).
Pada hari pertama operasionalnya, sekitar 20 orang pengunjung memanfaatkan layanan ini untuk melakukan skrining dan melanjutkan sesi konsultasi dengan psikolog. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mencari solusi bagi masalah kesehatan mental mereka.
“Tagline #YukCerita pada mobil ESKRIM ini kami angkat agar masyarakat tidak takut untuk bercerita dan berbagi masalah mereka dengan tenaga profesional. Konsultasi dengan psikolog adalah langkah positif yang dapat membantu memahami masalah dan meringankan beban, bukanlah hal yang memalukan,” imbuhnya.
Layanan Mobil ESKRIM ini terbuka untuk semua kalangan di Kota Palangka Raya, mulai dari anak-anak hingga dewasa, dan diberikan secara gratis. Namun, jika diperlukan konseling lebih lanjut, psikolog akan merujuk pengunjung untuk melanjutkan sesi di tempat dan waktu yang telah ditentukan.
Mobil ESKRIM akan hadir setiap hari Selasa di halaman Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu di halaman parkir Aula Palangka Universitas Palangka Raya, dan Kamis di Jl. AIS Nasution Palangka Raya, dari pukul 09.00 hingga 14.00 WIB. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengikuti akun Instagram @rsj.kalawaatei.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post