PALANGKA RAYA – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengikuti kegiatan Rapat Pra-Rakortekrenbang Pusat dan Daerah Tahun 2025 secara daring. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.
Rapat yang melibatkan berbagai instansi pemerintah daerah dari seluruh Indonesia bertujuan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan prioritas nasional. Setiap daerah diberikan kesempatan untuk menyampaikan progres perencanaan dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.
Kepala Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah termasuk dalam 82 Kegiatan Prioritas Utama (KPU) yang mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Salah satu fokus utama Kalimantan Tengah adalah pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) atau Lumbung Pangan.
“Kalimantan Tengah merupakan satu-satunya provinsi yang telah menyelesaikan penguncian rancangan awal RKPD 2026, sebagai bentuk komitmen untuk menjaga timeline perencanaan yang telah ditentukan,” ungkap Leonard, Kamis 6 Februari 2025.
Keberhasilan Kalimantan Tengah dalam menetapkan rancangan awal RKPD lebih awal dibandingkan dengan provinsi lain menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan proses perencanaan pembangunan berjalan tepat waktu. Hal ini juga menegaskan komitmen Kalimantan Tengah dalam mendukung pencapaian target pembangunan nasional.
Rakortekrenbang adalah forum penting yang menyelaraskan kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Dalam rapat pra-Rakortekrenbang ini, pemerintah daerah diberikan arahan terkait sinkronisasi kebijakan dan program prioritas nasional agar setiap provinsi dapat berkontribusi dalam pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.
Selain itu, diskusi dalam rapat ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi daerah-daerah, seperti penyediaan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan sektor strategis seperti pertanian dan ketahanan pangan.
Dengan partisipasi aktif dalam Pra-Rakortekrenbang 2025, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan dapat terus berperan dalam pembangunan nasional dan memastikan program yang dirancang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post