PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara rutin melakukan pasar murah untuk mengatasi kenaikan inflasi. Salah satunya adalah pasar murah di daerah Parenggean, Kotawaringin Timur. Ratusan warga yang mendapat kupon untuk membeli sembako dengan harga terjangkau antusias menunggu kehadiran Gubernur Sugianto Sabran.
Pemerintah memiliki alasan yang jelas untuk menurunkan tingkat inflasi yang bisa memberatkan masyarakat. Selain perintah agama, Presiden Joko Widodo juga memberikan perintah untuk menanganinya di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah harus melakukan berbagai cara, termasuk pasar murah dan pasar penyeimbang, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau.
Meskipun tidak setiap waktu bersamaan dengan pelaksanaan pasar murah di setiap daerah, Gubernur Sabran tetap berusaha hadir dalam setiap kesempatan.
“Hal ini menunjukkan bahwa pasar penyeimbang tidak ada unsur politiknya dan semata-mata bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mendasar,” ujar gubernur, Kamis, 17 Oktober 2024.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana menyebutkan ada 15 ribu paket sembako yang dibagikan di 6 kecamatan di Kotim baru-baru ini. Pasar murah ini merupakan bentuk perhatian gubernur bagi masyarakat Kotawaringin Timur.
Kegiatan pasar murah yang diadakan oleh pemerintah memang sangat membantu masyarakat terutama mereka yang berpenghasilan rendah dan kesulitan memenuhi kebutuhan mendasar. Oleh karena itu, kegiatan seperti pasar murah atau pasar penyeimbang seharusnya terus dimaksimalkan di masa yang akan datang.
“Ketersediaan barang dengan harga yang terjangkau dapat membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Tentunya, selain melakukan pasar murah, pemerintah juga perlu melakukan upaya yang terintegrasi dan berkelanjutan dalam menangani inflasi di Indonesia.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post