PALANGKA RAYA – Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menghadiri kegiatan Sinergi Kelembagaan DAD Kalteng bersama berbagai organisasi masyarakat (Ormas) dan Paguyuban se Kalteng yang bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dan diskusi guna memajukan daerah serta tindak lanjut MoU dengan Polda Kalteng.
Selama ini, terdapat banyak konflik sosial yang berkaitan dengan isu pertanahan di Kalteng. Sebagai pemimpin, Agustiar Sabran mengacu pada falsafah Huma Betang, yang menekankan pentingnya keseimbangan dalam hidup bermasyarakat.
“Dalam perspektif Huma Betang, menjaga dialog dan penyelesaian damai dalam menangani konflik sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial di Kalteng,” ujar Agustiar, Rabu 25 September 2024.
Kegiatan Sinergi Kelembagaan DAD Kalteng ini sangat penting untuk memperkuat jaringan dan kerja sama antar lembaga. Melalui pertemuan dan silaturahmi ini, diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara DAD dan Ormas dalam rangka menciptakan Kalteng yang lebih harmonis dan sejahtera.
Dalam kegiatan ini, Koordinator Forum Ormas Kebangsaan Kalteng Adhie Nor mengapresiasi pertemuan dan silaturahmi yang dilaksanakan oleh DAD Kalteng, khususnya Ketua Umum DAD Kalteng H. Agustiar Sabran.
“Kita semua sebaiknya belajar dari kebijakan ini, bahwa perkuat semangat persatuan dan kesatuan untuk tercipta kondisi yang aman dan damai serta pembangunan menjadi lebih baik,” tandasnya.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post