PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mendorong akselerasi ekspor produk hasil olahan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah setempat. Dalam upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi, pemerintah provinsi berupaya untuk meningkatkan ekspor melalui produk unggulan daerah dan memaksimalkan potensi agribisnis dan hortikultura.
Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, menegaskan pentingnya akselerasi ekspor agar dapat memberikan dampak positif pada perekonomian di Kalimantan Tengah, seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, ia menyerukan dukungan dari seluruh pihak untuk menjalankan program percepatan akselerasi ekspor ini.
“Untuk mengakselerasi produk unggulan, kita telah dilakukan berbagai upaya untuk menggali potensi terkait agribisnis dan hortikultura yang dapat disinergikan dengan program prioritas pemerintah,” katanya, Jumat 21 Juni 2024.
Pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng juga akan memperkuat program akselerasi ekspor melalui pengembangan sumber daya manusia pelaku usaha, peningkatan produktivitas dan nilai tambah produk UMKM, dan modernisasi marketing berbasis digital.
“Pemerintah daerah juga mendorong untuk memaksimalkan potensi UMKM sebagai kontributor ekspor, selaras dengan program pemerintah pusat dalam pemanfaatan produk UMKM sebagai penggerak ekspor,” jelas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah Norhani, saat dikonfirmasi terpisah.
Peluang yang dimiliki Kalteng yang akan menjadi daerah yang bersebelahan langsung dengan ibu kota negara harus dimanfaatkan dengan baik, terutama dalam memasarkan produk-produk UMKM unggulan dari wilayah tersebut.
“Dukungan dari semua pihak dalam menjalankan program akselerasi ekspor akan menjadi kunci kesuksesan dalam mendorong pemulihan ekonomi di wilayah Kalimantan Tengah,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post