PALANGKA RAYA – Kunjungan dari Tim Biro Perencanaan Kementerian Kelautan dan Perikanan ke Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalimantan Tengah (Kalteng) beserta tim perencanaannya dan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM-KHP) Palangka Raya dilakukan untuk meningkatkan sinergi dalam memastikan mutu dan keamanan hasil perikanan di Kalteng.
Kunjungan ini membahas Program Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB), pengadaan laboratorium pengujian mutu hasil perikanan, serta program pengembangan kawasan perikanan terpadu, pengadaan unit pengolahan perikanan berorientasi ekspor, dan peningkatan ekspor komoditas udang vaname, ikan patin, dan ikan betutu di daerah tersebut.
Selain itu, Kepala Dislutkan Kalteng Darliansjah juga menyampaikan program strategis Gubernur Kalteng terkait pengembangan kawasan perikanan terpadu di Desa Sei Ijum Kabupaten Kotawaringin Timur, pengadaan unit pengolahan perikanan berorientasi ekspor di Provinsi Kalimantan Tengah, serta peningkatan ekspor komoditas udang vaname, ikan patin, dan ikan betutu.
“Dalam rangka mendukung pemasaran hasil produksi tambak Udang Shrimp Estate Berkah di Desa Sei Raja, Kabupaten Sukamara yang berkualitas ekspor diharapkan adanya dukungan KKP dalam mengadakan sarana dan prasarana rantai dingin berupa Kendaraan Thermo King dan fasilitasi pemasaran ke luar negeri. Melalui kunjungan dari Tim Biro Perencanaan KKP ini merupakan salah satu langkah sinergi program antara KKP dan Dislutkan Kalteng,” ungkap Darliansjah, bebetapa waktu lalu.
Darliansjah juga menyatakan dukungan pada program CPIB yang digalakkan oleh SKIPM dan menilai perlunya dibentuk Tim CPIB yang terdiri dari SKIPM Palangka Raya, Dislutkan, dan Dinas Perikanan Kabupaten, disamping itu juga diperlukan adanya peningkatan kompetensi SDM sertifikasi CPIB. Pada pertemuan yang belum lama ini digelar, diharapkan dapat membantu dalam menjamin mutu dan keamanan hasil perikanan di Provinsi Kalimantan Tengah, terutama di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Sukamara.
Pada tambak Udang Shrimp Estate Berkah di Desa Sei Raja, Kabupaten Sukamara, telah dilaksanakan tebar perdana pada bulan Maret 2024 lalu dan panen parsial sudah dilaksanakan sebanyak dua kali dengan produksi yang cukup signifikan. Dalam rangka mendukung pemasaran hasil produksi tambak Udang Shrimp Estate Berkah yang berkualitas ekspor, diharapkan adanya dukungan KKP dalam mengadakan sarana dan prasarana rantai dingin berupa Kendaraan Thermo King dan fasilitasi pemasaran ke luar negeri.
Melalui kunjungan dari Tim Biro Perencanaan KKP ke Dislutkan Kalteng dan SKIPM-KHP Palangka Raya diharapkan dapat mewujudkan target produksi udang nasional sebanyak dua juta ton pada 2024 serta membantu dalam menyukseskan program udang vaname di Kalimantan Tengah.
Lebih lanjut Darliansjah mengatakan, bahwa pada tambak Udang Shrimp Estate Berkah di Desa Sei Raja, Kabupaten Sukamara telah dilaksanakan tebar perdana pada bulan Maret 2024 lalu yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, dan panen parsial sudah dilaksanakan sebanyak dua kali yaitu Panen Parsial I pada tanggal 9 Mei 2024 dengan produksi sebanyak 4.776,26 kg/ 4,7 ton lebih dan Panen Parsial II pada tanggal 19 Mei 2024 dengan produksi sebanyak 4.801 kg / 4,8 ton lebih.
“Pertemuan ini juga nantinya akan dilanjutkan dengan audiensi antara Gubernur Kalteng dengan Menteri Kelautan dan Perikanan untuk membahas rencana pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Kalimantan Tengah,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post