PALANGKA RAYA – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menjadi penyumbang besar dalam peningkatan produksi beras nasional dengan diresmikannya pabrik penggilingan padi Rice to Rice (RtR) yang dilengkapi dengan bangunan silo yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan gabah skala besar.
Hal ini diungkapkan oleh Kadis TPHP Sunarti yang menekankan bahwa keberadaan bangunan silo tersebut dapat mempermudah dan meningkatkan kualitas penyimpanan gabah untuk kebutuhan produksi beras.
“Harapannya pabrik penggilingan padi di Kabupaten Pulang Pisau ini dapat menjadi pabrik penggilingan yang mampu menampung distribusi beras dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah,” ujar Sunarti, Jumat 5 April 2024.
Selain itu, Sunarti menambahkan penggunaan teknologi modern dalam proses penggilingan di pabrik tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas mutu beras dari medium menjadi premium.
Dalam upaya meningkatkan produksi dan kualitas beras nasional, pembangunan sarana produksi seperti pabrik penggilingan padi Rice to Rice (RtR) yang dilengkapi bangunan silo cukup penting untuk dilakukan. Kehadiran bangunan penyimpanan gabah skala besar akan mempermudah petani lokal dalam hal penampungan gabah yang berkualitas dan tahan lama.
“Dalam jangka panjang, hal ini dapat membantu meningkatkan produksi beras dalam negeri dan menghadirkan beras berkualitas bagi masyarakat,” imbuhnya. Namun, menempatkan bangunan penyimpanan gabah yang menjaga kualitas gabah agar tidak cepat rusak dan tahan lama memang bukanlah hal yang mudah.
Oleh karena itu, teknologi modern dan pengetahuan yang tepat harus diterapkan dalam pembangunan dan pengelolaan bangunan silo tersebut. “Dengan demikian, gabah dapat tersimpan dengan baik dan memastikan keberhasilan produksi beras yang lebih tinggi,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post