PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng dan Istri menggelar pengajian dengan penceramah Ustadz Maulana, yang diselenggarakan di Halaman Istana Isen Mulang, Rujab Gubernur Kalteng, Jumat, 8 Maret 2024.
Meskipun hujan turun sejak pagi, ribuan jamaah dari berbagai kalangan, termasuk ASN dan tenaga kontrak muslimah lingkup Provinsi Kalteng, istri-istri Forkopimda, Ormas Islam Perempuan, dan masyarakat Kota Palangka Raya, tetap memadati lokasi untuk mengikuti pengajian tersebut.
Ketua TP PKK Provinsi Kalteng, Ivo Sugianto Sabran, menyatakan bahwasanya pengajian ini merupakan ajang silaturahmi dan akan diselenggarakan satu kali dalam sebulan. Ivo berharap kegiatan pengajian ini dapat menjadi sarana meningkatkan ilmu dan wawasan para peserta.
“Diharapkan pengajian ini dapat diterapkan untuk amalan sehari-hari kita,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ustadz Maulana yang telah menyempatkan diri untuk memberikan tausiyah di Kalimantan Tengah.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Maulana menyampaikan bahwa pengajian terdiri dari tujuh bagian, yaitu membaca Al-Quran, akidah, akhlak, ibadah, muamalah, sejarah, dan seni.
“Kita harus menjalani hidup dengan tujuh hal penting, yang pertama adalah muhasabah atau renungan serta introspeksi diri, kedua adalah doa, ketiga adalah ibadah, keempat adalah puasa, kelima adalah silaturahmi, keenam adalah sedekah, dan yang terakhir adalah ingat mati,” jelas Ustadz Maulana.
Ustadz Maulana mengatakan kontemplasi atau muhasabah diri adalah kunci untuk peningkatan spiritual dan introspeksi diri, sedangkan doa, ibadah, dan puasa adalah bentuk pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa. Silaturahmi, sedekah, dan mengingat kematian juga merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial dan spiritual, yang dapat membantu terciptanya masyarakat yang lebih baik dan saling membantu di antara sesama.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post