PALANGKA RAYA – Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan kakao di pasar global meningkat secara signifikan. Namun, produksi kakao dalam negeri justru mengalami penurunan dengan berbagai faktor penyebab yang berbeda.
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, melihat kondisi ini sebagai peluang yang sangat bagus bagi pengembangan kakao di Provinsi Kalimantan Tengah. Namun, untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan upaya bersama dan sinergi dari berbagai pihak. Menurutnya, masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan dalam hal transfer pengetahuan, pengembangan ekonomi, dan komitmen dari Pemerintah Daerah.
“Pengembangan kakao di Kalimantan Tengah memiliki potensi yang sangat besar karena wilayah ini memiliki iklim, lahan, dan topografi yang mendukung pertumbuhan tanaman kakao yang berkualitas,” ujarnya, Rabu, 28 Februari 2024.
Dia menyebutkan kakao dari Kalimantan Tengah juga memiliki cita rasa yang khas, berbeda dengan kakao dari wilayah lain di Indonesia. Meningkatkan kualitas kakao yang dihasilkan oleh petani akan meningkatkan daya saing pasar dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Sementara, ketersediaan pasar dan faktor logistik juga merupakan area yang perlu diperhatikan dalam pengembangan industri kakao di Kalimantan Tengah. Untuk itu, kerja sama dengan pihak terkait sangat diperlukan. Mulai dari pihak pemerintah, petani, pengepul kakao, hingga produsen cokelat, semuanya harus saling terhubung dan bekerja sama untuk meningkatkan kinerja pasar.
“Berinovasi dalam menjual dan memasarkan produk kakao juga akan meningkatkan daya tarik pasar dan membantu meningkatkan pendapatan para petani,” imbuhnya.
Bagi masyarakat Kalimantan Tengah, pengembangan kakao juga bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan. Untuk itu, menjadi penting bagi pihak pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk terus berupaya dalam pengembangan sektor kakao di wilayah ini.
“Dengan kerja sama yang baik dan komitmen yang kuat, industri kakao dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan untuk masyarakat Kalimantan Tengah dan dapat turut meningkatkan perekonomian nasional,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post