PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) dan jajaran pemerintah daerahnya memiliki visi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalteng. Oleh karena itu, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kalteng, Yulistra Ivo Sugianto Sabran, menyampaikan bahwa program beasiswa Tabe disalurkan dengan nilai total sebesar Rp 150 miliar untuk 20.000 mahasiswa, dan gubernur juga tengah mencanangkan bantuan untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan S-2 dengan nilai total Rp 3,5 miliar.
Ivo menyebutkan program ini bertujuan untuk mendorong peningkatan SDM yang berkualitas di Kalimantan Tengah, sebagai langkah persiapan menyongsong era Indonesia emas dan sebagai daerah penyangga IKN. Melalui program ini, para mahasiswa yang menerima bantuan dan beasiswa diharapkan dapat lebih semangat dalam belajar, mengoptimalkan waktu yang ada, dan mengembangkan kemampuan dan skill yang dimilikinya,” ujar Ivo, Sabtu 24 Februari 2024.
Hal ini tidak hanya berdampak positif bagi mahasiswa, tetapi juga bagi pemerintah dan pembangunan di Kalteng. Diharapkan, dengan adanya program beasiswa dan bantuan ini, para mahasiswa dapat memanfaatkan peluang dengan baik dan meningkatkan kompetensi. “Tanpa persiapan yang matang, dapat dipastikan bahwa kita akan tertinggal dalam percepatan era kompetitif yang semakin tinggi,” sebut Ivo.

Oleh karena itu, Ivo memberikan pesan kepada mahasiswa untuk dapat membuka diri dan mengoptimalkan waktu belajar dengan baik, serta mengembangkan skill dan kemampuan yang ada di dalam diri mereka. Dengan hal ini, para mahasiswa dapat memperbesar peluang mereka untuk meraih sukses di masa depan dan ikut serta dalam pembangunan Indonesia.
Selain bantuan dan beasiswa, Ivo juga memberikan pesan kepada para mahasiswa setelah lulus kuliah agar menunda menikah dan mempersiapkan diri terlebih dahulu. Ivo menilai penting untuk memanfaatkan ilmu yang sudah didapatkan dalam berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat serta mengembangkan pengalaman dan skill sebelum memutuskan untuk membina rumah tangga.
“Aplikasikan ilmu yang kalian miliki dulu, berkontribusi untuk keluarga dan masyarakat. Optimalkan pengalaman dan skil dalam diri kalian, kalau sudah mapan, bukan hanya secara finansial namun secara psikis dan fisik, baru membina rumah tangga,” jelasnya. Pada kesempatan itu, Ivo menyampaikan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah, beserta jajaran pemerintah daerahnya, memiliki komitmen untuk memperhatikan kesejahteraan mahasiswa yang ada di wilayahnya antara lain dengan memberikan bantuan beasiswa dan sembako.

“Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan dukungan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan para mahasiswa,” ujarnya lagi. Ivo menjelaskan program beasiswa yang ditawarkan yaitu Program Beasiswa Tabe, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendukung mahasiswa dalam membiayai kuliahnya, sehingga mereka dapat fokus pada pendidikan mereka dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Selain itu, Program Tabe juga bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain memberikan beasiswa, Yulistra Ivo Sugianto Sabran mengatakan bahwa pemprov akan menyalurkan bantuan sembako sebanyak 2.000 paket kepada mahasiswa di Palangka Raya. Paket sembako senilai 200 ribu rupiah ini terdiri dari beras 5 kg, sarden 2 kaleng, minyak goreng, dan mie instan rencananya akan diberikan dalam jangka panjang.
“Mungkin bapak Gubernur merupakan satu-satunya gubernur yang benar-benar memperhatikan mahasiswa dari segi finansial dan kebutuhan nutrisinya. Selain pemberian sembako yang akan diberikan sebulan sekali, mahasiswa juga akan dapat bantuan protein seperti telur dan daging yang akan diberikan setiap 3 bulan sekali,” beber Ivo.
Selain memberikan bantuan dan beasiswa, Ivo juga memberikan pesan penting agar para mahasiswa tidak langsung menikah setelah lulus kuliah, melainkan mengeksplorasi diri lebih jauh dan mempersiapkan diri secara finansial dan psikologis terlebih dahulu. Hal ini berkaitan karena saat ini, pemerintah daerah sedang berfokus pada penurunan angka stunting sehingga kesiapan dalam menikah dinilai penting.
“Semoga dengan adanya program bantuan dan beasiswa ini, para mahasiswa di Kalimantan Tengah dapat merasa terdukung dan memiliki motivasi yang tinggi untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post