PALANGKA RAYA – Ketersediaan pangan yang terbatas dan kenaikan harga pangan yang terus-menerus menjadi perhatian serius bagi banyak pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng).
Dalam menghadapi masalah ini, Pemprov Kalteng mengambil langkah strategis dengan membangun apartemen ayam atau kandang ayam broiler modern dengan sistem clouse house.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan (TPHP) Kalteng, Sunarti, mengatakan bahwa pembangunan apartemen ayam tersebut sudah selesai dilaksanakan dan tinggal penginstalan alat-alat saja. Meskipun pembangunan belum selesai 100 persen, Sunarti meyakini bahwa di awal tahun 2024 apartemen ayam tersebut sudah dapat digunakan dan dapat menampung sebanyak 80 ribu ekor ayam broiler.
“Apartemen ayam ini dirancang untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan yang terjadi karena kelangkaan stok daging ayam. Dengan adanya apartemen ayam, diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan daging ayam dan mencegah terjadinya kelangkaan stok, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya, Jumat, 29 Desember 2023.
Selain pembangunan apartemen ayam, Pemprov Kalteng juga telah menyelesaikan pembangunan fisik pabrik pakan. Kedua bangunan ini diharapkan dapat beroperasi pada tahun 2024. Dengan adanya pabrik pakan dan apartemen ayam ini, diharapkan dapat membantu pengendalian inflasi yang dilakukan oleh Pemprov Kalteng dan juga dapat meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut.
Membangun infrastruktur yang terkait dengan ketahanan pangan adalah langkah yang sangat penting dalam menghadapi krisis. Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan dapat mengurangi tekanan pada masyarakat karena kenaikan harga pangan dan memastikan ketersediaan pangan yang cukup.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post