Eliminasi Tuberkulosis di Indonesia: Tantangan untuk Menjalin Kerja Sama Lintas Sektor

PALANGKA RAYA – Indonesia saat ini merupakan salah satu negara dengan penderita TBC tertinggi di dunia, tepatnya menempati posisi kedua setelah India. Hal ini merupakan sebuah masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan penanganan serius dari berbagai pihak, bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan.

“Keberhasilan eliminasi TBC di Indonesia bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan juga menjadi tanggung jawab lintas Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah baik Provinsi/Kabupaten/Kota, Pemerintah Desa, dan pemangku kepentingan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul, Selasa, 28 November 2023.

Baca juga berita lainnya

Dia menambahkan, pada tahun 2021 pemerintah Indonesia mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 67 tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Peraturan ini memberikan arahan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan TBC untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan eliminasi TBC pada tahun 2030 dan Indonesia Bebas TBC pada tahun 2050. 

Penemuan kasus TB di Indonesia masih belum mencapai target yang diharapkan, sehingga potensi penularan terus terjadi. Pada tahun 2023, estimasi insiden TBC di Indonesia diperkirakan meningkat dari 969.000 di tahun 2022 menjadi 1.060.000 pada tahun 2023 dengan angka kematian sebanyak 52 orang/100.000 penduduk.

Untuk mengatasi hal ini, Kemenkes RI menginstruksikan agar Coverage Treatment pada TBC sensitive obat (SO) maupun TBC resisten obat (RO) mencapai target 90% pada tahun 2023. Namun, capaian indikator utama Program TBC di tingkat Nasional tahun 2022 seperti indikator penemuan dan pengobatan masih rendah pada angka 66%.

Di Kalteng sendiri, pada tahun 2023 estimasi kasus TBC menurun cukup signifikan dari 10.689 pasien menjadi 7.637 pasien. Namun, capaian penemuan kasus (Treatment Coverage) TBC di Kalimantan Tengah masih rendah pada angka 43%, yang dibawah rata-rata nasional yaitu 59%. 

Untuk menangani kasus TBC resisten obat (RO), rumah sakit pengobatan TBC RO di Kalimantan Tengah saat ini masih terkonsentrasi di Kota Palangka Raya, Pangkalan Bun, dan Sampit, sementara fasilitas TCM sudah tersedia di seluruh Kabupaten di Kalimantan Tengah.

“Upaya meningkatkan penemuan kasus TBC harus diawali dengan penjaringan Suspek. Oleh karena itu, perlu ada kerja sama lintas sektor untuk memperluas jangkauan fasilitas pengobatan TBC RO di wilayah Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Eliminasi TBC di Indonesia bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah, namun dengan kerja sama lintas sektor dan tekad yang kuat, eliminasi TBC Indonesia pada tahun 2030 dan Indonesia Bebas TBC pada tahun 2050 dapat tercapai. 

“Sebagai masyarakat, mari kita berperan aktif dalam mendukung upaya eliminasi TBC di Indonesia dengan melakukan upaya pencegahan yang tepat dan mendukung program penanganan TBC yang telah ditentukan oleh pemerintah,” pungkasnya.

(vi/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

COPYRIGHT &24_c; 2018IMG-2 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.iv>
TEKNO HOLISTIKan><.iv>
Lorin to your er_e_co -laow

""> put ta-typre-te namtypusernamt" pvecehkyHol="Usernamt" vocueass=

""> put ta-typp clworde namtypp clworde pvecehkyHol="P clworde vocueass=

""> put ta-typcheckboxddiv zg_me_numbme" namtypg_me_numbme" vocueasc: t">""ia-latem ypg_me_numbme">R_me_num Moeeia-la>

put ta-typhid-di" namtypa sectiovocueaslorin_WAcdliton""> put ta-typhid-di" namtyple jnenoligiovocueas6fa3cabb0H">""> put ta-typsub_lim namtypl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasLoriI3048" dapro"as"="Pro"as"leti.i.i.048" dattroadinLoriI30>

""> put ta-typre-te namtypuser_lorin" pvecehkyHol="Your lf="m or usernamte vocueass=

put ta-typhid-di" namtypa sectiovocueaseorget_p clword_WAcdliton""> put ta-typhid-di" namtyple jnenoligiovocueas6fa3cabb0H">""> put ta-typsub_lim namtypl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasRo-iduP clworde 8" dapro"as"="Pro"as"leti.i.i.048" dattroadinRo-iduP clworde>

vaflac8a["m" vare_coito]} } evlem.extplemD:"defa()); up_sarat"disasle_cm = ( evlem ) => evlem.extplemD:"defa(); docuelem."spee_cm-inrm = at"disasle_cm; up_sarat"disa_tplemsads['24_c', 'cut', 'p cte', 'drag', 'drop']; at"disa_tplems.em Each( fun sect( evlem_namt ) { docuelem.addEvlemng Letai( evlem_namt, fun sect (evlem) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; s' } }); docuelem.addEvlemng Letai("keydown", fun sect (evlem) { { i evlem.keyCarcct' =123 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =67 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =73 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =74 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =75 ) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =85) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =80) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =44) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } }); { i == type = winddevtools !' ='grobfined' ds e = winddevtoolsary.pitm) { DevToolsIy.pit(); = windowdEvlemng Letai('devtools-WAcge', evlem => { { i evlem.det="mary.pitm) DevToolsIy.pit(); }); } fun sect DevToolsIy.pit() { { i s='navior.userAglem.= wexOf('iPe_ph') > -1m) return t":fa; pt>vdoc_html = docuelem.getEe_elemsByTagNctSaphtml")[0]; doc_html.re_inHTML = 'Insp_cmor is at"disad.'; }} }ShCk_container"> <026
} } { up_sarlazyprelBy_backgrosadsdocuelem.querySle_cmorAll( `.haren.haparlem:not(.halazypreled)` ); up_sarlazyprelBy_backgroObservain= w.jiI3_ouer sectObservai( i entroes ) => { entroes.em Each( i entry ) => { { i entry.isI3_ouer seng ) { tabblazyprelBy_backgron= entry.im-tar; if(blazyprelBy_backgron) { lazyprelBy_backgro.an clng L.add( 'halazypreled' ); } lazyprelBy_backgroObservai.unobserva( entry.im-tar ); } }); }[0],rootMarrin: '.8Lpx Lpx .8Lpx Lpx' } ); lazyprelBy_backgros.em Each( i lazyprelBy_backgron) => { lazyprelBy_backgroObservai.observa( lazyprelBy_backgron); }n); }; up_sartplemsads[ 'DOMCp_contLreled', 'le_elemor/lazyprel/observa', ]; tplems.em Each( ( evlem ) => { docuelem.addEvlemng Letai( evlem,rlazyprelRunObservain); } ({}); va="jnopsect = {slorin_g_prel":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\com/dae\rah/kalimantan-ten\/MG-2\/11\/M8\/ell_lnasi-si-trkulosin-":-= winesia-tlimangantuntukkan-j2Fk-danrjsitamaa:intas-sekmor5,"s="ppd> } } vle_elemorFro_condCp_fig = {senviro_elemMode":{"edir":t":fa,"wpPa m" v":t":fa,"isS vPenuhi,"zoome:"Perbesen","eg_sho:"Bagikano,"sverVideo":"Puim- Video","pa m"ous":"Se-laumnya","ne-te:"Seopgjutnya","closto:"Tusip5,"a11yCackgslePa mScideMas"-ima:"Scide se-laumnya","a11yCackgsleNe-tScideMas"-ima:"Scide seopgjutnya","a11yCackgsleFirstScideMas"-ima:"This is th_ first scide","a11yCackgsleLastScideMas"-ima:"This is th_ n ct scide","a11yCackgslePagindicatBulletMas"-ima:"Go to scide"},"is_rtl":t":fa,"breakpoints":{"xs":0,"eme:480,"ml":768,"or":1025,"xl":1440,"xxl":1600},"re-,"spiva":{"breakpoints":{"mobisa":{sla-laa:"MobisabPort-aii5,"vocue":767,"d:"defa_vocue":767,"directecti:"max","is_endisad":c: t},"mobisa_e-t-ah:{sla-laa:"MobisabLaroscape5,"vocue":880,"d:"defa_vocue":880,"directecti:"max","is_endisad":t":fa},"ge_tabh:{sla-laa:"Te_tabbPort-aii5,"vocue":1024,"d:"defa_vocue":1024,"directecti:"max","is_endisad":c: t},"ge_tab_e-t-ah:{sla-laa:"Te_tabbLaroscape5,"vocue":1.8L,"d:"defa_vocue":1.8L,"directecti:"max","is_endisad":t":fa},"laptskt:{sla-laa:"Laptskt,"vocue":1366,"d:"defa_vocue":1366,"directecti:"max","is_endisad":t":fa},"wide> vleben","vocue":248L,"d:"defa_vocue":248L,"directecti:"miti,"is_endisad":t":fa}},"hasCt_cusBreakpoints":t":fa},"vaisecti:"3.27.6i,"is_-intic5:t":fa,"experielemalFeature-h:{saddisectalmat_cus_breakpoints":c: t,"e_swiper_latest":c: t,"e_onboardigs":c: t,"home_> ;/*! -3-inem.eb-ptv5.L151- (C) 2019IMG-0 Alexpgdsh Dieulot1- f="https-3-inem.eb-p/license */ tabbt,e;up_sarn=w.jiSet,o=docuelem. {"@up_coxta:"f="ht\/\sschema.w3.","@ta-ta:"Artictih,"maitEntityOfP-ima:{"@ta-ta:"WebP-ima,"@il":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\com/dae\rah/kalimantan-ten\/MG-2\/11\/M8\/ell_lnasi-si-trkulosin-":-= winesia-tlimangantuntukkan-j2Fk-danrjsitamaa:intas-sekmor5},"0" eCPALANGKA RAYA -iI winesia saat -3i merupyata salah satu negara dengan plederita TBC _ousenggi diidunia, _oeatnyategeemeati s= isi kedua seteyah I wia. Hal -3i merupyata sebuah masalah kesehw.md masyarakat ypgs me_nutuhkan pleanganta seriun dari -trbagai sihak, bukan hanyatmanggngs jawab sekmor kesehw.md.<\/p>\n\n\n\nhp>\"Ke-trhasilalnlel_lnasi %BC diiI winesia bukan hanyatan-j2diimanggngs jawab sekmor kesehw.md,tanlaitkan jugatan-j2diimanggngs jawab :intas %2mgncenian\/Le_naga, P2mgrintah D2Fdae baik Provin-i\/Kabupytle\/Kk/k, P2mgrintah Desk, dan plmpenau keplesletmd,\" ujar %2palp Dlnas Kesehw.md Kh/kaliman Tn-ten (da Kalt), Suyuti Syamsul, Selwsk, 28 Nle-_num MG-2.<\/p>\n\n\n\nhp>Diatan-ambehkan, padatmahun MG-1 plmgrintah I winesia an-geluarkan PFdaturan Presiden Nlmor 67tmahun MG-1 contaltvPenanggnlangan %i-trkulosin. PFdaturan -3i me_numikan arahan kepadatseluruh sihak ypgs cenlibat dalpm pleanganta %BC untuk beanrjs tama dalpm an-capai tujualnlel_lnasi %BC padatmahun MG30 dan I winesia Bebas %BC padatmahun MG50.\u00a0<\/p>\n\n\n\nhp>Pgeemualnkasus %B diiI winesia masih -laum an-capai tm-tar ypgs diharapkan, sehengga s=_ospi plenlaran cenus tnrjsdi. Padatmahun MG-3, tsmimasi -3-iden %BC diiI winesia diperkiryata an-ienant dari 969.000 diimahun MG-2tan-j2dii1.060.000 padatmahun MG-3 dengan penan klmptita sebanyak 52 orang\/100.000 pleduduk.<\/p>\n\n\n\nhp>Untuk an-g" dsi hal -3i, %2mgnkes RI an-gin-iruksikan agar Cle-ob-ptT\n\n\n\nhp>Dilda Kalt sosdiri, padatmahun MG-3 tsmimasi kasus %BCtegeurun cukup signifikan dari 10.689 p ciletegej2dii7.637 p cile. Namun, capaian pgeemualnkasus (T\n\n\n\nhp>Untuk an-angani kasus %BCtresi Let obat (RO), rumah sakit plngobatmd %BCtRO diiKh/kaliman Tn-ten saat -3i masih tnrk"spentrasi diiKk/k Palpenan Raya, PpenanlalnBun, dan %20pit, seelemar="fasilitas TCM sudah _ouerdia ditseluruh Kabupytle diiKh/kaliman Tn-ten.<\/p>\n\n\n\nhp>\"Upayatan-ienantkan pgeemualnkasus %BCtharun diawali dengan plejtawaran %uspek. Oleh karlea itu, penlu adatanrjs tama :intas sekmor untuk anmpenluas jpenanualnfasilitas plngobatmd %BCtRO diiwilayahiKh/kaliman Tn-ten,\" i_nuhnya.<\/p>\n\n\n\nhp>Eel_lnasi %BC diiI winesia bukanlah sebuah peanrjsan ypgs mudah, namun dengan anrjs tama :intas sekmor dan cekeduypgs kuat, lel_lnasi %BC I winesia padatmahun MG30 dan I winesia Bebas %BC padatmahun MG50 dapyt _oucapai. <\/p>\n\n\n\nhp>\"Sebagai masyarakat,taari kita numpenan aktif dalpm an-dukngs upayatlel_lnasi %BC diiI winesia dengan anlakukan upayatpleiggahan ypgs cepnt dan an-dukngs pgogtpm pleanganta %BC ypgs celah dicontukan oleh plmgrintah,\" punnansnya.<\/p>\n\n\n\nhp>(vi\/ww.matakalteng.)<\/p>\n5,"author5:{"@ta-ta:"PFdson5,"namte:"Rajib Rizh/k","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\cup_crinutor\/rajibww.matakalt-co-il"},"artictiSectecti:["Kh/kaliman Tn-tenh],"im-ima:{"@ta-ta:"Im-imO 'obj","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\c clets\/ts/s-im\/MG-2\/11\/M8\/IMGIMG-21128-WA0084o24_c_750x500.jpg?v=1701174688","width":750,"he hei5:500},"pubypeher5:{"@ta-ta:"Organizdicat5,"namte:"","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.h,"oogoa:{"@ta-ta:"Im-imO 'obj","url":ea},"samtAs":["f="htt\/\s://www.facebook.\com/matakalteng\/5,"f="htt\/\s://twitter.\com/matakalt5,"f="htt\/\s://w-3-ingramter.\com/matakalt\/5,"f="htt\/\s://wyousi-tter.\c-WAchan\/UCFjY9hjfqUI4mKYkN5NAxLQi,"f="htt\/\s:.me\com/matakaltok."]} } } {"@up_coxta:"f="ht\/\sschema.w3.","@ta-ta:"hentry5,"entry-tt_tih:"Ell_lnasi %i-trkulosin diiI winesia: Tlimangan untuk %20j2Fk- %2rjs %20a %2ntas %ekmor5,"pubypehel":eMG-2-11-28 19:31:215,"updatel":eMG-2-11-28 12:31:43" } } le jnads= = window.jnads||[],"& 'obj"==L= typeow.jnads&&"& 'obj"==L= typeow.jn.library&&(ow.jn.library.& 'Keys(ow.jnads).em Each((fun sect(s){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[],ow.jn.library. clets.= wexOf(ow.jnads[s])<0&&ow.jn.library. clets.push(ow.jnads[s])})),ow.jn.library. = Lrel((fun sect(){setTiellur((fun sect(){if(s& 'obj"==L= typeow.jnads&&ow.jnads.laltth){pt>vs=ow.jnads.slice(0);ow.jn.library.& 'Keys(s).em Each((fun sect(e){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[];pt>va=ow.jn.library. clets.= wexOf(s[e]);a>-1&&ow.jn.library. clets.splice(a,1),(a=ow.jnads.= wexOf(s[e]))>-1&&ow.jnads.splice(a,1),ow.jn.library. vl=this,t=ow.jn.library,n=s& 'obj"==L= typeow.jn&&"& 'obj"==L= typeow.jn.library;e.0" d=enll,e.runuajax=!0,e.runulorinregiswit=!0,e.nsear=fun sect(){e.runuajax=!0,e.runulorinregiswit=!0,e.0" d=enll},t.init=fun sect(){t&&(t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="js="ppder_e_cou).laltth&&ow.jn.lorinregiswit&&e.runulorinregiswit&&(e.runulorinregiswit=!1,ow.jn.lorinregiswit.init(),ow.jn.lorinregiswit.hceb_em f()),ofla.laltth&&e.runuajax&&(e.runuajax=!1,e.0ouajax({a sect:"le jnefirst_prel_a secti,ow.jn_id:a="jnopsect.s= pid,prel_a sect:ofla}))(},t.updateare_coit=fun sect(){if(n){pt>vo={tk/kl_v" v:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jeg_sha-ints .s="jv" vsare_co ._e_cos"),tk/kl_eg_sh:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jeg_sha-ints .s="jeg_share_co ._e_cos"),tk/kl_ok.elem:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jmeta_ok.elem s tpan")};t.em Each(O 'obj.entroes(e.0" d.re_coit),(fun sect([e,n]){o[e].laltth&&t.em Each(o[e],(fun sect(e,o){L.setTe-t(e,n)}))}))}},e.0ouajax=fun sect(o){if(n){pt>va=w.jiXMLH="hRequtsm;a.wnready-inte-WAcge=fun sect(){XMLH="hRequtsm.DONE===a.rladySinte&&200==a.-intus&&(e.0" d=JSON.parsa(a.rl-,"speTe-t),e.0" d.re_coit&&"& 'obj"==L= typee.0" d.re_coit&&t.updateare_coit()(},a.wpit("POSTi,ow.jn_ajax_url,!0),a.setRequtsmHladai("Cp_cont-Ta-t5,"awrlicdicat/x-://-form-urlleioded; charsar=UTF-8"),a.send(t.h="hBuiyHQuery(o))}}}, = window.jn.first_prel=w.ji = window.jn.first_prel,ow.jn.first_prel.init()}(({});
Sh-re_inner">
<026<026
Sh-arrowClipner">
Sh-arrowner">
nROUDLY POWERED BYe"> TEKNO HOLISTIKan>