PALANGKA RAYA – Perpustakaan memiliki peranan penting sebagai wadah pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan kehidupan bangsa, serta meningkatkan kegemaran membaca.
Hal tersebut disampaikan oleh Staf Ahli (Sahli) Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko, pada kegiatan Rapat Kerja Tekni Bidang Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2023, di Palangka Raya, Senin, 20 November 2023.
Dia mengungkapkan, kunjungan ke perpustakaan di Kalteng saat ini masih rendah, hanya sebesar 0,45% dari jumlah penduduk. Meskipun dalam survei Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) tahun 2023 menempatkan Kalteng pada kategori “tinggi”, namun isu-isu literasi masih menjadi perhatian utama dalam pembangunan provinsi ini.
“Terdapat 1 kabupaten dengan kategori sangat rendah, 4 kabupaten kategori rendah, 1 kota dan 7 kabupaten kategori sedang, dan hanya 1 kabupaten kategori tinggi dalam Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tahun 2022. Hanya 5 dari 1.526 desa memiliki perpustakaan yang telah bersertifikat Standar Nasional Perpustakaan oleh PERPUSNAS RI di Provinsi Kalimantan Tengah, sedangkan 77 desa memiliki bangunan perpustakaan,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan meskipun aktivitas membaca masyarakat di Kalteng masih tinggi dengan hampir 80% melakukan aktivitas membaca ketika berada di rumah, sebagian besar waktu yang digunakan digunakan untuk mengakses media sosial. Survei juga menunjukkan bahwa lebih dari 80% responden menyatakan tidak pernah atau kadang-kadang berkunjung ke perpustakaan umum di Kalteng.
“Maka dari itu perpustakaan desa/kelurahan memainkan peran yang penting dan strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, serta meningkatkan literasi masyarakat lokal,” imbuhnya.
Senada, Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca, Elahni Hayati mengatakan, menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, perpustakaan adalah wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa, serta memperluas wawasan dan pengetahuan.
“Oleh karena itu, pemerintah daerah Provinsi dan kabupaten/kota harus menggalakkan promosi gemar membaca dan mensosialisasikan peran perpustakaan pada tingkat desa/kelurahan, sehingga masyarakat semakin cerdas dan memahami arti pentingnya peran perpustakaan,” katanya.
Ia juga menyampaikan peran perpustakaan sekolah juga dapat meningkatkan literasi di kalangan pelajar. Dengan bersinergi dan berkolaborasi antar Lembaga teknis terkait, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah bisa menjadi pembina perpustakaan dan meningkatkan kecerdasan kehidupan masyarakat Kalteng.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post