PALANGKA RAYA – Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) adalah indikator penting untuk mengukur sejauh mana masyarakat tertarik untuk membaca dan memperoleh informasi.
Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca Dispursip Kalteng, Elahni Leiden menyampaikan di Kalimantan Tengah, IPLM dan TGM telah meningkat dan mencapai standar yang baik untuk tingkat nasional, dengan perolehan nilai 56,06 untuk IPLM dan 60,58 untuk TGM yang diperoleh dari 13 kabupaten dan 1 kota.
Dia menyebutkan hal ini menunjukkan peningkatkan minat dan kesadaran masyarakat terhadap literasi, yang akan menghasilkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan daya saing di masyarakat.
“Selain itu, meningkatnya minat untuk membaca juga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mengurangi kesenjangan sosial,” ujarnya, Selasa, 7 November 2023.
Namun, pada prakteknya dilapangan tidak jarang pihaknya menghadapi beberapa tantangan yang dalam mengukur minat baca dan potensi literasi masyarakat di Kalteng. Diantaranya kesulitan mengumpulkan data dari lembaga perpustakaan dan keterbatasan sumber daya manusia dalam mengelola data.
“Namun, ini tidak membatasi semangat tim untuk mengukur dan mengembangkan IPLM dan TGM di Kalteng, karena adalah tujuan utamanya untuk memenuhi syarat sebagai daerah yang layak dan memadai serta memiliki tingkat literasi yang baik untuk penilaian provinsi ditingkat nasional,” jelas Elahni.
Ia menambahkan dalam menjawab tantangan ini, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, termasuk untuk meningkatkan minat baca pada generasi muda dan mengembangkan budaya membaca di komunitas. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan minat baca dan literasi seperti memajang buku-buku menarik, mengajak anak-anak untuk membaca, dan mendiskusikan tentang buku yang telah dibaca.
“Harapan kami adalah untuk terus meningkatkan ILM dan TGM di Kalteng, sehingga masyarakat memiliki keahlian dan pengetahuan untuk menemukan solusi untuk masalah sosial dan ekonomi yang kompleks, serta untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post