PALANGKA RAYA – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Koordinasi Pembahasan Materi Pumpung Hai Kelembagaan Adat Dayak di Kalteng Tahun 2023, di Best Western Hotel Palangka Raya, Rabu, 1 November 2023 malam.
Ketua Umum DAD Kalteng, yang diwakilkan oleh Ketua Umum I, Andrie Elia Embang menyampaikan, pada rapat ini sejumlah hal akan di bahas. Salah satu pembahasan yang akan menjadi fokus yaitu upaya menjaga, memelihara, melestarikan, dan lebih memberdayakan keberadaan masyarakat adat dayak beserta budaya dan hukum adat-nya.
“Terlebih di era globalisasi saat ini, untuk menanggapi perubahan yang begitu cepat, kompleks dan penuh ketidakpastian, maka kelembagaan adat Dayak di Kalteng baik DAD, damang, mantir, Batamad dan ormas-ormas Dayak bersama segenap masyarakat adat Dayak harus bersinergi satu dengan yang lain,” ujarnya.
Ia juga menambahkan saat ini dinamika yang dihadapi lembaga adat sangat komplek, baik dari internal organisasi dan eksternal organisasi yang sepertinya menjadi masalah yang harus bersama-sama disikapi dengan arif dan bijaksana dengan terus mengedepankan semangat huma betang dan rekonsiliasi yang mengarah pada terwujudnya perdamaian dan kekeluargaan yang erat.
“Karena itu, diharapkan pada kegiatan ini dikaji dan didiskusikan kembali berbagai tantangan serta merumuskan persoalan tersebut. Selain itu rekomendasi-rekomendasi strategis untuk ditindaklanjuti bersama merupakan masukan berharga baik bagi DAD, kedamangan, Batamad dan stake holder terkait serta bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka pembinaan dan dukungan selanjutnya,” beber Andrie.
Selain itu Ia juga menyebut tantangan sosial-budaya, ekonomi, persoalan kemasyarakatan dan lingkungan hidup kedepan semakin kompleks dan beragam, baik dari takaran skala maupun intensitasnya. Tantangan maupun persoalan tersebut secara langsung langsung berimplikasi dan berdampak terhadap masyarakat dayak sebagai bagian dari komunitas masyarakat secara menyeluruh.
“Saya mengajak kita untuk semakin merapatkan barisan, bersatu padu dan bahu-membahu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan kredibilitas dan tanggung jawab kita, dengan membangun kesadaran dan semangat dalam satu semangat untuk mencapai kemajuan, kemandirian dan kesejahteraan, secara material dan spiritual, sebagaimana yang diharapkan,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Baru I Sangkai mengatakan pada rapat koordinasi ini juga akan ditegaskan kembali tugas dan fungsi DAD, Batamad dan Damang Kepala Adat serta sinerginya dalam kelembagaan adat dan ormas Dayak dan fungsi dalam penguatan peran memelihara dan melestarikan kearifan lokal dan fasilitasi penyelesaian sengketa masyarakat adat Dayak.
“Pada kegiatan ini kita juga akan kembali membangun sinergitas damang, ormas dayak dengan lembaga keagamaan terkait ritual dan adat istiadat. Mengingatkan pentingnya kebersamaan serta mengajak masyarakat terus mengelorakan semangat Huma Betang. Bersama-sama bersatu dalam perbedaan dan melanjutkan perjuangan menjadikan masyarakat Kalteng yang semakin berkah,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post