PALANGKA RAYA – Wanto Palanduk pada Kelas Standar dan Grindi pada Kelas Tune Up berhasil menjuarai Karang Taruna Katinting Race 2023, yang dilaksanakan di Sungai Kahayan, Kota Palangka Raya, Minggu, 29 Oktober 2023.
Sebelumnya, dalam lomba dengan total hadiah jutaan rupiah tersebut, diikuti oleh 150 orang peserta pada tiga kelas, yakni standar, tune up, dan bebas.
Pada balapan Katinting kelas Tune Up Juara 1 diraih oleh Grindi Mitra Barito Grup, kemudian Juara 2 Wanto Palanduk, Juara 3 DRT Gudang Garam, dan Juara 4 Komeng LH Racing Boat.
Lalu pada balapan Katinting kelas Standar Juara 1 diraih oleh Wanto Palanduk, lalu pada Juara 2 diraih oleh Aan Elang Barito, Juara 3 ialah Idiel LH Racing Boat, dan Juara 4 diisi oleh Yudi Jet Air Manusup.
Namun akibat waktu yang kurang dan hari yang telah gelap, pada putaran final Kelas Bebas Tune Up ditiadakan.
“Kita mengadakan acara ini atas nama Karang Tarina Kalimantan Tengah (Kalteng) dan harapan kita acara ini berlanjut dan menjadi agenda tahunan,” kata Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Kalteng, H Nadalsyah.
Dijelaskannya, usai di Kota Palangka Raya, Katinting Race selanjutnya akan dilaksanakan di kabupaten-kabupaten lain, seperti di Kabupaten Murung Raya, Seruyan, Kapuas, dan Pulang Pisau.
Hal tersebut dilakukan, mengingat antusias masyarakat yang sangat tinggi dalam menyaksikan lomba balap katinting.
“Hal positif tersebut pun berpengaruh bagi penggiat usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan juru parkir (Jukir) di kawasan bawah Jembatan Kahayan,” ucapnya.
Dalam waktu dekat, Karang Taruna Kalteng m akan melaksanakan balapan Katinting di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya pada November 2023.
“Sebanyak 150 peserta yang ikut dalam perlombaan bahkan hampir seluruh Kabupaten dan Kota yang mengikuti pertandingan Karang Taruna Katinting Race 2023. Bahkan terdapat motoris yang berasal dari Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kalteng, Edy Rustian mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Palangka Raya yang telah memberikan dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan lomba tersebut.
“Terima kasih atas dukungannya karena Katinting Race 2023 menjadi acara yang sangat bergengsi, bahkan disaksikan oleh sedikitnya 5.000 warga yang berkumpul di bawah Jembatan Kahayan,” ungkapnya.
Dirinya pun meminta maaf atas kendala teknis, waktu, dan crash yang terjadi di lapangan tak dapat diprediksi, sehingga kelas Bebas harus dibatalkan.
“Kemudian pada lintasan Sungai Kahayan, kita tidak ingin mengganggu aktivitas masyarakat dan lebih banyak mengalah, sehingga kelas Bebas yang sangat beresiko tinggi harus dibatalkan,” tuturnya.
Atas hasil setelah berunding dan instruksi Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Kalteng, panitia mengembalikan uang pendaftaran dan diberikan uang Rp 1 juta kepada masing-masing tim.
“Saya juga ucapkan selamat kepada para juara, kemudian peserta yang belum juara sampai bertemu pada acara berikutnya,” ujar Ketua Karang Taruna Kalteng.
Dirinya pun berharap acara Karang Taruna Katinting Race dapat berlangsung pada tahun depan.
“Semoga kita bersama Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kota Palangkaraya dapat berkolaborasi pada tahun depan yang lebih besar dan meriah,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng.com)






















Discussion about this post