PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo menyampaikan sambutan Gubernur Kalteng tentang arah kebijakan pembangunan Kalteng harus selaras dengan tema Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Pembangunan Kalimantan Tengah tahun 2024 mengacu pada arah kebijakan pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2021-2026, dengan tema “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan (Growth Green) Melalui Investasi dan Infrastruktur,” katanya saat memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur pada Kamis 13 April 2023.
Musrembang yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Kalteng ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024.
Dikatakan Edy, capaian makro pembangunan Kalteng lainnya adalah tingkat kemiskinan Kalteng sebesar 5,28 persen, lebih rendah dari capaian nasional yakni 9,57 persen; Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 71,63; Gini Ratio sebesar 0,319, lebih rendah dibandingkan capaian nasional 0,381; dan tingkat pengangguran terbuka 4,26 persen, lebih rendah daripada capaian nasional yang sebesar 5,86 persen.
“Meski banyak capaian pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah, namun prevalensi stunting di Kalimantan Tengah masih berada pada angka 26,9 persen, di atas angka stunting nasional 26,1 persen. Hal ini harus menjadi perhatian kita semua,” kata Wagub.
Maka dari itu Wagub mengemukakan bahwa peningkatan investasi, kemudahan perizinan, peningkatan inovasi, dan dukungan Pemerintah Pusat menjadi perhatian pada rencana pembangunan 2024 guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan.
“Beberapa hal yang perlu saya sampaikan untuk mendapatkan perhatian serius, antara lain agar Bupati/Wali Kota mendorong peningkatan investasi di daerah masing-masing, Perangkat Daerah terkait perizinan agar menghindari proses perizinan yang berbelit-belit, agar seluruh pemangku kepentingan meningkatkan inovasi. Saya berharap Pemerintah Pusat dapat mendukung pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah melalui peningkatan Dana Perimbangan (DAU, DAK, dan DBH), Dana Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan, dan dari sumber pendanaan lainnya, serta program/kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pemerintah Pusat di daerah melalui Balai-Balai yang ada di wilayah Kalimantan Tengah,” ungkapnya.
Lebih lanjut Edy Pratowo mengharapkan program prioritas dan strategis dapat diintegrasikan untuk diusulkan pada tahun 2024. “Melalui Musrenbang RKPD kali ini juga, saya sangat berharap agar program-program yang diusulkan untuk tahun 2024 adalah program prioritas dan strategis pembangunan Kalimantan Tengah yang dapat diintegrasikan untuk mencapai keterpaduan antarwilayah, antarsektor, dan antarpelaku pembangunan,” tandasnya.
Kegiatan hari ini dirangkai dengan penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kapuas kepada Nafiah Ibnor. “Saya berharap kepada Saudara agar senantiasa memegang teguh amanah dan kepercayaan yang telah dìberikan, mengemban tugas dan tanggung jawab dalam memimpin dan menjaga stabilitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kapuas dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Wagub.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post