PALANGKA RAYA – Peringatan Milad ke 70, Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) belum lama ini menjadi momentum yang akan menjadi tonggak sejarah. Pasalnya pada perhelatan tersebut telah ditandatangani Nota Kesepahaman Kerjasama antara Pengurus Daerah KKB Kalteng dengan Balai Bahasa Kalteng, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kalteng tentang Penerjemahan Alquran ke bahasa Dayak Bakumpai.
Sekretaris Daerah Nuryakin sekaligus Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalteng ditunjuk dan dipercayakan sebagai Ketua Tim Penerjemah Alquran kedalam Bahasa Bakumpai. Nanti didampingi ahli penerjemah dari berbagai disiplin dan dibantu tim sekretariat, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Bakumpai Kalteng, Nomor : 08/SK/PD-KKB/KT/II/2023.
“Ini momentum besar, kita telah menandatangani nota kesepahaman tentang penerbitan Alquran terjemahan kedalam bahasa Dayak Bakumpai. Warga Bakumpai di Kalimantan Tengah yang sebagian besar mendiami sepanjang DAS Barito dan Tumbang Samba Kabupaten Katingan, meskipun didominasi oleh pemeluk agama Islam, Insya Allah akan selalu menjadi Rahmatan Lil Alamin, menjadi rahmat bagi seluruh wara diseklilingnya dan umat lainnya. Menerbitkan Alquran terjemahan dalam bahasa Bakumpai adalah langkah yang tepat, disamping melestarikan bahasa, juga menjaga marwah bahasa bakumpai tetap terjaga kemurnian dan keindahan tata bahasanya,” ungkap Nuryakin, Jumat 24 Februari 2023.
Sementara itu Ketua KKB Pusat Yuni Abdi Nur Sulaiman HB, dalam sambutannya menekankan pentingnya merawat persatuan dan kesatuan dalam memasuki tahun politik jelang Pemilu 2024.
“Saya berpesan pada tahun 2023 ini kita sudah memasuki tahun politik, saya berharap Bapak/ibu semua agar menjaga kebersamaan, keharmonisan dan kesolidan. Berbeda pendapat itu wajar, dan dalam demokrasi dihalalkan, berbeda adalah berkah dan indah, namun jangan perbedaan adalah perpecahan, hal sebaliknyan jangan persamaan yang sudah ada, dipaksa menjadi berbeda,” tutur Yuni Abdi Nur Sulaiman HB.
Senada, Ketua KKB Kalteng Suriansyah Murhaini dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Peringatan Milad ke 70 KKB, merupakan wujud syukur terhadap eksistensi warga Bakumpai, juga terhadap eksistensi organisasi KKB yang dibentuk tahun 1953.
“Tahun ini rangkaian Milad KKB sangat luar biasa karena dilaksanakan pada banyak tempat mulai Marabahan, Palangka Raya, dan di kabupaten-kabupaten DAS Barito. Hal ini menunjukkan kita ada, dan kita telah berbuat dan eksis serta konsisten untuk memberikan kontribusi positif dimanapun kita berada,” sebutnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post