PALANGKA RAYA – Guna memperkuat sinergisitas antara Pemerintah Daerah dan Lembaga Adat, Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo menggelar silahturahmi dengan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad). Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Wagub di Kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Jumat 13 Januari 2023.
“Silahturahmi dalam rangka mendekatkan dan mengkomunikasikan peran dari Batamad,” kata Wagub seusai pertemuan.
Pemerintah Daerah berharap Batamad sebagai bagian dari organisasi dan lembaga adat yang berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2008 diharapkan menjadi benteng pertahanan adat Dayak.
“Di mana hak dan kewajiban itu untuk mengangkat akan keberadaan warga. Menyejahterakan dalam mencapai kesejahteraan harus dijaga juga,” tuturnya.
Wagub mengungkapkan, jangan sampai di masa datang nilai-nilai budi luhur dan kearifan hilang, zaman akan berganti atau berubah dan waktu akan terus berjalan. Selain itu pembangunan, menurut Wagub, akan terus maju, usaha-usaha berkembang, dan investasi bagus, tetapi jangan melupakan keberadaan masyarakat.
“Menjadi kewajiban kita semua untuk mendukung, bersinergi, berkolaborasi agar di masa depan keberadaannya betul-betul menjadi harapan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Panglima Batamad Kalteng Yuandrias menyampaikan Batamad memiliki beberapa tugas pokok dan fungsi, yakni mengawal kehidupan dan perjuangan masyarakat adat Dayak dalam mempertahankan harkat dan martabatnya, menjaga kearifan lokal dan keberadaannya, membantu tugas Damang dalam menegakkan hukum adat, ikut serta bersama Pemerintah mengantisipasi dan mengatasi gangguan keamanan, dan menegakkan kedaulatan NKRI.
“Saat ini Batamad sudah terbentuk di semua kabupaten, dengan jumlah personel 15-20 ribu orang,” bebernya.
Sebagai informasi, Batamad merupakan Organisasi paramiliter resmi yang setia kepada Majelis Adat Dayak Nasional di Indonesia. Batamad didirikan pada bulan Februari 2012 atas persetujuan Pemprov. Kalteng berdasarkan Perda Nomor 16 Tahun 2008.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post