PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Herson B. Aden menyampaikan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah menginginkan agar Grand Design Provinsi Kalimantan Tengah 2045 bisa terintegrasi antara satu dengan yang lain.
Hal ini disampaikannya saat mewakili Gubernur Kalimantan Tengah menghadiri acara Focus Group Discussion Penyusunan Grand Design Kalimantan Tengah 2025, bertempat di Aula Serba Guna Bappedalitbang, Kota Palangka Raya pada Rabu 20 April 2022.
Lebih lanjut Herson mengatakan bahwa depan pemerintah akan lebih menekankan pada proses hilirisasi produk-produk Sumber Daya Alam (SDA) dan membangun kawasan-kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan laut, sehingga lebih memberikan efek ganda (multiplier effects) bagi perekonomian Kalimantan Tengah.
“Tidak hanya itu harapan Gubernur Kalimantan Tengah agar dokumen Grand Design 2045 mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bermartabat,” sebutnya.
Dalam hal ini, dia menjelaskan bahwa keinginan gubernur agar dokumen Grand Design Kalimantan Tengah 2045 mampu mewujudkan tujuan dan sasaran Pembangunan Jangka Panjang Kalimantan Tengah, dalam rangka mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang sejahtera dan bermartabat.
Focus Group Discussion Penyusunan Grand Design Provinsi Kalimantan Tengah ini merupakan konsultasi publik tahap II untuk memperoleh masukan, tanggapan, dan pandangan dari berbagai sumber.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post