PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya untuk membangkitkan kembali UMKM yang sempat jatuh akibat pandemi Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menggandeng lembaga jasa keuangan seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) dalam hal permodalan.
Tidak hanya itu, berbagai event pun digelar agar para pelaku UMKM dapat memasarkan produknya. Saat ini sendiri Pemprov Kalteng melalui Dekranasda Kalteng tengah menggelar membuka Gebyar Safari Ramadhan yang digelar di Halaman Kantor Dekranasda Kalteng. Gebyar Safari Ramadhan terselenggara atas kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng, Bank Indonesia, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalteng, beserta lembanga jasa keuangan lainnya di Kalteng.
Gebyar Safari Ramadan yang akan berlangsung selama 7 hari mulai 17-23 April 2022 ini diramaikan dengan bazar kuliner dan non-kuliner dari Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Palangka Raya serta serangkaian lomba, seperti Lomba Peragaan Busana Muslim, Tartil, dan Talkshow.
Ketua Dekranasda Ivo Sugianto Sabran mengapresiasi Gebyar Safari Ramahdan yang menghadirkan seluruh pengrajin dan pelaku UMKM di Kalteng. Ivo menyebutkan kegiatan ini sebagai salah satu bentuk dukungan atas program pemerintah, yaitu Bangga Buatan Indonesia.
Ivo Sugianto Sabran juga memperkenalkan salah satu upaya Dekranasda untuk memfasilitasi para pelaku UMKM dan pengrajin dalam memasarkan, mempromosikan, dan menjual produk-produk mereka secara online melalui e-commerce tokokaltengberkah.com.
“Tujuannya supaya jangkauan pemasarannya lebih luas dan bisa bertransaksi dimana saja. Mirip dengan e-commerce lainnya, tokokaltengberkah.com bisa diunduh/diakses melalui android dan website,” ujarnya, di Palangka Raya, Selasa 19 April 2022.
Ivo mengajak masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, berkontribusi dalam pemulihan ekonomi di Kalteng, salah satunya dengan hadir dan membeli di bazar Gebyar Safari Ramadhan.
“Selain membantu pemulihan ekonomi, juga merupakan amal ibadah. Dengan membeli, otomatis kita peduli pada para pelaku UMKM, kita membantu mereka untuk bertahan di masa pandemi Covid-19,” ajaknya.
Senada, Ketua OJK Kalteng Otto Fitriandy mengatakan Gebyar Safari Ramadhan memberi wadah bagi UMKM dan IKM di Provinsi Kalteng khususnya di Palangka Raya untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk yang dihasilkan dari usaha mereka.
“Mengenalkan lembaga jasa keuangan kepada masyarakat dan mengenalkan produk keuangan digital atau QRIS sebagai salah satu media untuk transaksi pembayaran non-tunai kepada masyarakat, kemudian untuk mengedukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait jasa keuangan,” Otto menambahkan.
Lebih lanjut, Otto menjelaskan bahwa transkasi sistem pembayaran QRIS menjadi jenis transaksi yang bermanfaat di masa pandemi Covid-19, di mana masyarakat didorong untuk lebih banyak menggunakan transkasi non-tunai. Manfaat transaksi non-tunai bagi pelaku usaha, yaitu seluruh transaksinya terekam di lembaga jasa keuangan sehingga memudahkan mereka nantinya ketika membutuhkan akses permodalan dari perbankan karena seluruh transaksinya dianalisa sebagai analisa kemampuan payment capacity pada saat diberikan pembiayaan dari jasa keuangan.
“Dari sisi masyarakat, transakasi non-tunai menjadi transaksi yang cukup aman di masa pandemi karena mengurangi interaksi dengan media-media yang berpotensi menjadi carrier penyebaran Virus Covid-19 karena dapat diakses melalui handphone,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post