PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Edy Pratowo meminta seluruh kepala daerah untuk melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi booster. Edy menilai vaksinasi sangat penting untuk mendukung kecepatan dalam pemulihan kehidupan sosial dan pemulihan perekonomian.
“Capaian vaksinasi dosis 1 pada seluruh Kabupaten/Kota sudah lebih dari 80%, tetapi untuk capaian vaksinasi dosis 2, masih terdapat 7 (tujuh) kabupaten yang capaiannya dibawah 70%, yaitu: 1. Kabupaten Katingan (69,46%), 2. Kabupaten Kotawaringin Timur (68,67%), 3. Kabupaten Barito Selatan (68,44%), 4. Kabupaten Barito Utara (67,73%), 5. Kabupaten Pulang Pisau (67,06%), 6. Kabupaten Murung Raya (66,66%) dan 7. Kabupaten Gunung Mas (53,53%),” beber Edy, saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 pada Bulan Puasa dan Lebaran Tahun 2022, bertempat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis 24 Maret 2022.
Dia juga menambahkan meskipun pencatatan dilakukan juga secara manual, jumlah kabupaten yang capaian vaksinasinya belum mencapai 70% hanya tercatat 4 kabupaten. Keempat kabupaten tersebut yaitu: 1. Kabupaten Katingan (69,46%), 2. Kabupaten Kotawaringin Timur (68,67%), 3. Kabupaten Barito Selatan (68,44%) dan 4. Kabupaten Gunung Mas (56,57%), sedangkan capaian vaksinasi booster secara provinsi baru mencapai 8,36%, dimana paling tinggi yaitu di Kota Palangka Raya mencapai 17,63%.
“Saya juga menyampaikan kepada Saudara Bupati/Wali Kota serta Forkopimda Kabupaten/Kota, berdasarkan hasil evaluasi capaian vaksinasi per kecamatan se Kalteng untuk menjadi perhatian dan pelaksanaan akselerasi dalam peningkatan capaian vaksinasinya,” imbau wagub.
Berdasarkan pemetaan yang dilakukan Satgas Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah sampai dengan tanggal 22 Maret 2022, kecamatan yang capaian dosis 1 masih dibawah 80% sebanyak 42 kecamatan atau 30,88%, tersebar di seluruh kabupaten/kota kecuali Kabupaten Sukamara yang seluruh kecamatannya sudah di atas 80%. Sedangkan kecamatan yang capaian dosis 2 masih dibawah 70% sebanyak 77 kecamatan atau 56,62%, tersebar di seluruh kabupaten/kota.
Hal ini menjadi penting untuk diperhatikan seluruh Bupati/Walikota, supaya melakukan akselerasi vaksinasi pada kecamatan-kecamatan yang masih rendah, sehingga capaian vaksinasi merata pada seluruh kecamatan. Saudara Bupati/Walikota agar dipetakan lebih detail lagi ketingkat Desa/Kelurahan, sehingga semakin terlihat dengan jelas dan kita juga bisa lebih fokus dalam melakukan intervensi percepatan vaksinasi pada desa/kelurahan yang masih rendah capaian vaksinasinya.
“Bupati/Walikota tidak perlu ragu-ragu untuk melaksanakan vaksinasi, karena stok vaksin di seluruh kabupaten/kota masih tersedia, dengan jumlah stok saat ini sebanyak 272.529 dosis,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan dalam rangka antisipasi Covid-19 pada bulan Puasa dan Lebaran, wagub meminta seluruh jajaran pemerintahan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota Se-Kalimantan Tengah, untuk melaksanakan langkah-langkah sebagai berikut:
Tetap menerapkan pendisiplinan protokol kesehatan memakai masker untuk mengurangi resiko penyebaran COVID-19 termasuk varian Deltacron. Pemerintah Kabupaten/Kota agar meningkatkan pengadaan masker dan mendistribusikan secara merata kepada masyarakat.
Meningkatkan akselerasi vaksinasi dengan target sasaran pada kecamatan yang capaian dosis 1, dosis 2 dan booster yang masih rendah. Siapkan pelaksanaannya secara baik, publikasikan dengan masif secara bersama-sama, berikan stimulan atau bingkisan yang menarik dan bermanfaat bagi masyarakat, dan hendaknya dilaksanakan sampai tingkat kecamatan, desa/kelurahan.
“Saya minta dalam 1 minggu ini sebelum bulan Puasa, terjadi peningkatan capaian vaksinasi yang signifikan dan merata, terutama pada kecamatan-kecamatan yang masih rendah,” demikian wagub.
(vi/matakalteng.com)





















Discussion about this post