PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Wagub Kalteng) Edy Pratowo dan Wakil Ketua DPRD Abdul Razak, mengikuti Rapat Kerja Bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara virtual melalui konferensi video dari Ruang Rapat Wagub, Kantor Gubernur, Kota Palangka Raya, Senin 24 Januari 2022.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Mendagri Tito Karnavian dari Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jakarta. Tampak hadir Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas.
Rapat kerja secara virtual yang diikuti oleh para Kepala Daerah dan Ketua DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia tersebut digelar salah satunya adalah untuk memperkuat komitmen bersama jajaran Pemerintah Pusat dan Daerah dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.
Mendagri Tito Karnavian menyebutkan, pada awal tahun 2022 ini ada beberapa Kepala Daerah yang terjerat masalah hukum, di antaranya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK. Maka dari itu Ia meminta agar hal ini mendapatkan perhatian serius, karena tindak pidana korupsi menjadi salah satu penyebab turunnya kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah.
“Ini perlu menjadi perhatian kita semua, selain berdampak kepada individu yang bersangkutan, tetapi juga pada sistem pemerintahan kita, termasuk kepercayaan publik kepada Pemerintah, baik di Pusat maupun daerah-daerah,” ungkap Mendagri.
Tito Karnavian menegaskan pentingnya komitmen seluruh jajaran Pemerintah Pusat dan Daerah dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance).
“Ini merupakan komitmen dari semua pimpinan, baik tingkat Pusat, Tingkat I (Provinsi), maupun Tingkat II (kabupaten/kota),” pungkas Mendagri Tito Karnavian.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post