Gubernur Kalteng Keluarkan Instruksi Terkait Pencegahan Covid-19 Jelang Nataru

PALANGKA RAYA – Menjelang Natal dan Tahun Baru Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran mengeluarkan Instruksi terkait Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang ditujukan kepada Bupati/Walikota se-Kalteng. Istruksi tersebut dikeluarkan Gubernur Kalteng melalui Instruksi Gubernur Kalteng nomor 180.17/237/2021 tanggal 14 Desember 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 di Kalteng.

Instruksi Gubernur Kalteng ini dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 dan Adendum Surat Edaran Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pengaturan Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat Selama Periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam masa pandemi Covid-19. Dalam Instruksi Gubernur Kalteng disebutkan beberapa hal berkenaan dengan Instruksi saat Natal dan Tahun Baru tersebut.

Baca juga berita lainnya

“Pertama, selama periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022, agar mengaktifkan optimalisasi fungsi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di masing-masing lingkungan, baik pada tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan dan Desa serta Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW),” ujar gubernur dalam instruksinya.

Ditambahkan pula mengenai penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang lebih ketat dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan) dan 3T (testing, tracing, treatment). Melakukan percepatan pencapaian target vaksinasi di wilayah masing-masing, untuk dosis pertama mencapai target 70% dan dosis kedua mencapai target 48,57% dari total sasaran, terutama vaksinasi bagi lansia sampai akhir bulan Desember 2021 dan memulai vaksinasi anak usia 6 tahun sampai dengan 11 tahun dengan ketentuan, telah mencapai target minimal 70% dosis pertama total sasaran dan target minimal 60% dosis pertama lansia sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Selain itu, melakukan koordinasi dengan Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya diantaranya Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan, Pengelola Hotel, Pengelola Tempat Wisata, Pengelola Pusat Perbelanjaan/Mall dan Pelaku Usaha serta pihak lain yang dianggap perlu sesuai dengan karakteristik masing-masing daerah dalam rangka pencegahan dan penegakan disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” sebutnya.

Melakukan pengetatan arus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai antisipasi tradisi mudik Nataru, memperbanyak dan memaksimalkan penggunaan dan penegakan aplikasi PeduliLindungi pada tempat kegiatan publik seperti fasilitas umum, fasilitas hiburan (pusat perbelanjaan dan restoran), tempat wisata, dan fasilitas ibadah, melaksanakan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan diantaranya Gereja/tempat yang difungsikan sebagai tempat ibadah pada saat perayaan Natal Tahun 2021, tempat perbelanjaan dan tempat wisata lokal.

Masyarakat yang melakukan perjalanan keluar daerah dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan memenuhi persyaratan perjalanan dalam negeri menggunakan seluruh moda transportasi diantaranya pelaku perjalanan usia di atas 12 tahun tidak vaksin dosis lengkap karena alasan medis maupun belum mendapatkan vaksin dosis lengkap maka mobilitasnya dibatasi untuk sementara atau dilarang bepergian jarak jauh

Kemudian, pelaku perjalanan jarak jauh dengan seluruh moda transportasi wajib menunjukkan kartu vaksin dosis lengkap (vaksinasi dosis kedua) dan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan pelaku perjalanan jarak jauh usia di bawah 12 tahun dengan seluruh moda transportasi diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif RTPCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan dikecualikan syarat kartu vaksin.

Kedua, khusus untuk pelaksanaan ibadah dan peringatan Hari Raya Natal Tahun 2021 mengikuti ketentuan dari Kementerian Agama Republik Indonesia dan pelaksanaan pembagian rapot semester 1 dan libur sekolah mengikuti ketentuan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. 

Ketiga, khusus untuk pelaksanaan Perayaan Tahun Baru 2022 dan tempat perbelanjaan/mall agar perayaan Tahun Baru 2022 sedapat mungkin dilakukan masing-masing/bersama keluarga, menghindari kerumunan dan perjalanan, serta melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan.

Lanjutnya, dilarang melaksanakan pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan, menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari mall/pusat perbelanjaan serta hanya pengunjung dengan kategori hijau yang diperkenankan masuk, meniadakan event perayaan Nataru di Pusat Perbelanjaan dan Mall, kecuali pameran UMKM, melakukan perpanjangan jam operasional Pusat Perbelanjaan dan Mall yang semula 10.00-21.00 waktu setempat menjadi 09.00-22.00 waktu setempat untuk mencegah kerumunan pada jam tertentu dan melakukan pembatasan dengan jumlah pengunjung tidak melebihi 75% dari kapasitas total Pusat Perbelanjaan dan Mall.

Selanjutnya penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat dan kegiatan makan dan minum di dalam pusat perbelanjaan/mall dapat dilakukan dengan pembatasan kapasitas maksimal 75% dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Keempat, khusus untuk pengaturan tempat wisata agar mengaktifkan optimalisasi fungsi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 oleh pengelola tempat wisata, mengidentifikasi tempat wisata yang menjadi sasaran liburan di setiap kabupaten/kota agar memiliki protokol kesehatan yang baik, menerapkan pengaturan ganjil-genap untuk mengatur kunjungan ke tempat-tempat wisata prioritas, tetap menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas.

Disamping itu menghindari kerumunan), memperbanyak sosialisasi, memperkuat penggunaan dan penegakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari tempat wisata serta hanya pengunjung dengan kategori hijau yang diperkenankan masuk, memastikan tidak ada kerumunan yang menyebabkan tidak bisa jaga jarak.

Kemudian membatasi jumlah wisatawan sampai dengan 75% dari kapasitas total, melarang pesta perayaan dengan kerumunan di tempat terbuka/tertutup, mengurangi penggunaan pengeras suara yang menyebabkan orang berkumpul secara masif dan membatasi kegiatan masyarakat termasuk seni budaya yang menimbulkan kerumunan yang berpotensi terhadap penularan Covid-19.

Kelima, terus menerus melakukan inovasi pelayanan vaksinasi untuk mempercepat pencapaian target vaksinasi dosis lengkap dengan melakukan antara lain pelayanan Vaksinasi Drive Thru, pelayanan Vaksinasi Door To Door, pelayanan Vaksinasi Mobile, pelayanan Vaksinasi Melalui Gerai Vaksin di Mall/Pusat Perbelanjaan dan Inovasi Pelayanan Vaksinasi Lainnya. 

Keenam, memperluas, memperkuat, memastikan, dan/atau melengkapi perangkat keras untuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi pada seluruh rumah ibadah, tempat perbelanjaan/mall dan tempat-tempat pelayanan publik dan tidak mengizinkan atau memberikan layanan kepada pengunjung yang tidak termasuk kategori hijau.

Terakhir, hal-hal yang belum diatur dalam Instruksi Gubernur ini yang terkait dengan Pencegahan dan Penanggulangan Covid19 Pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 dapat diatur oleh Bupati/Wali Kota sesuai dengan situasi pandemi Covid-19 di daerah masing-masing dengan prinsip pembatasan yang diperketat untuk mencegah terjadinya lonjakan Covid.

(vi/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Next Post
Banner

< Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

dm/daloarudiyanto-ss="jebe-WAe-orpe div srcmodule_e="01">Hakim Ny 233 t0-pejeg_tpum T>dm/ Sah, RudiyantoAP///wABe-WA -orp Tdiv s-kotim"> Selasa, 19 Meing.comng.com/selama-nataru"ng.co>KauKesad//www.matakalteng.co-/a>
dm/daloarudiyanto-ss="jebe-WAe-orpe div srcasa, 19 Meing.coefbass="je-nataru"ng.co-w.mat>o:iklnail-coselama-nataru"ng.co-KauKesa4890ait-pencega3 Tersangka Berhastwit daass="iault"stweet?w.ma=Hakimi cly 233 t anothjeg_tpum="Sh>dm/="SSnur%C="SRudiyanto="SRs="j="SBe-WA="S-orp="Shdiv s="Svia="S%403959_0.jpege/2021/12/17/22122021033959_0.jpeg?v=1689>
dm/daloarudiyanto-ss="jebe-WAe-orpe div srcasa, 19 Meing.coetwass="je-nataru"ng.co-w.mat>Tweetnail-coselama-nataru"ng.co-KauKesa3056ait-pencega-header="0" data-adali/nlian /span>jalanan-selsaarch-rang saarch-:"1esstian NoAP//sti>/span>jalanan-selsaarch-rang saarch-all-buttosrm/d//www.matakaltenearchnadr d View AllAP//sti>/span>28359f5d4e6 = {"header_iconasideeiteme Meimobi c_profilen>
ulan < MeiostauKerangiadli/nTersangk#se" lo_po: Pons="data:imageLo_po /hdip buttosrcasa, 19 Mei/hdiprangiad//www.matakaltewww.nadr doLo_incega-hli/n/ulh/palang28359f= {"header_iconasideeitem/i>ulan < Meimobi c_ 20u sf-js-hrelo atlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-4","pae 20u-item-object34","pae 20u-item-ht=463dudiv>
Homecega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=419iv>
="10">N"10cega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategoryecurr202-/h3>
D
< 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategoryecurr202-/h3>
>
Kle>< 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=436iv>
>
Paljeg_t Rayacega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=425
>
< 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=427
Gunuod Ma0cega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=4320/div>
< 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=432dudiv>
K-ss="jeg_po Benomcega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=433dudiv>
< 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=435
Metuod Rayacega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=437
< 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=439iv>
>
< 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-has-childr20e 20u-item-ht=4420/div>
Legisljeifcega-ulan < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=444dudiv>
DPRD Kle>< 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=447
DPRD K-ss Paljeg_t Rayacega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=4410/div>
< 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=443dudiv>
DPRD Klpuafcega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=446iv>
legisljeif/dprd-ll< 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=448
DPRD K-ss="jeg_po Benomcega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=449iv>
legisljeif/dprd-lass="jeg_post_metrmDPRD K-ss="jeg_po T_metcega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=4520/div>
DPRD Metuod Rayacega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=452dudiv>
< 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=455
Hukrimcega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=456iv>
pendidik/poldpndidik/pcega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=454dudiv>
Ekonomicega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=457
< 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=459iv>
olahraga">Olahragacega-hli/nlian < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-has-childr20e 20u-item-ht=596iv>
kolpagaKolpacega-ulan < 20u-iteme 20u-item-ng-k-taxonomye 20u-item-object34ategorye 20u-item-ht=465
kolpa/opini">Opinicega-hli/n/ulh/pli/n/ulh/palang28359f= {"header_item 00%" hn>
">
r docega-Tersangka Berhast.me"widget widgss=""tar_et='//wank' iv ='exs="n," noopeoadinofollow' c="data:imageFind us egaTagegramnsbs="false" tagegramnad//www.matakaltetagegramnadr docega-palang= {"header_iconasideeiteme MeiasideeKalirstorduleadltrong>COPYRIGHT © 2018ring3 -Tentan ="Midglteng-unnv>
MATA KALTENGpan>
dROUDLY POWERED BY Tenntan ="Tekno Hap

lnv>
lass=/">TEKNO HOLISTIKcega_mltrong>prelomodule_122736_3_6a28359f5d4e6 = {"header_iconread_> Selasa, 19iv>cladiv class="28359/d","head>
lteng.com/d","headsizsmolazy claRunObservadi= () => { sizsmolazy claBtype":"pos ="docu/202.querySagec2orAll( `.o-Kan.o-par202:not(.o-lazy claed)` ); sizsmolazy claBtype":"poObservadi= ="1aI=s="gubernuObservad( ( entr { entr { if ( entry.isI=s="guberng ) { tapllazy claBtype":"poi= entry.tar_et; if(llazy claBtype":"poi) { lazy claBtype":"po.nataring-.add( 'o-lazy claed' ); } lazy claBtype":"poObservad.unobserva( entry.tar_et ); } }); }, { rootMar_po: 'la0px 0px la0px 0px' } ); lazy claBtype":"pos.: PEach( ( lazy claBtype":"poi) => { lazy claBtype":"poObservad.observa( lazy claBtype":"poi); }i); }; sizsmops202s ="[ 'DOMCize siLclaed', 'age/202or/lazy cla/observa', ]; ps202s.: PEach( ( ev202 ) => { docu/202.addEv202ing-eoad( ev202,olazy claRunObservadi); } );lteng.com//d","hea ng-kelw.ma/java","hea"ng.com/ass-ypeP-js-.mararmer_te/assopernu = {"lo_po_iv cla":v>
eluar3 tes="trukspe pr3 itul.ccegder dcovs="w9-jet wi-n959ru-2 ,"/hdipp","hea":"magnific ,"oeg_le_gallery":" ,"ismobi c":" ,"isic":" ,"sidefeed_ajax":" ,"t wiuiv c:"id_ID ,"%" heigp
lteng.com/d![pndif]--m/d","hea ng-kelw.ma/java","hea" g.com/ass-sagec2eng.co-js-.mararmer_te/ass_sagec2ing.co = {"is"4","paizigp
KauKedan:"y/=r,"titorbox_en180->full","eesr:"y/=r,"titorbox_en180->zoomt:"y/=r,"titorbox_en180->ng.con:"y/=r,"titorbox_ntan _srcr:"ntan r,"titorbox_de","ipernu_srcr:"de","ipernuc},"/div":{"id":1l="au,"ntan r:"Gubernur anmHolderr%0Keluar3 tr%0I="truksp="S>pr3 it anothcegder anCovs="w9="SJet wii clK59ru","excerea":"","featureaImiv c:">
;/*! s="ta02.t143ev5.1.1 - (C) 2019ring0 Alex wdco Dieulot - >
{v(o.>1||t.metaKey||t.ctrlKey)return;if(!n)return;n.addEv202ing-eoad("click",(funbernu(t){1337!=2.detews&&2.ttps202D_posti()}),{capture:!0,paderve:!1,oid/:!0});sizsmoo=n"1aM:"saEv202("click",{view:>{reques2IdleCall_typ(t,{ti/2rup:1500})}:t=>{i()})((()=>{sizsmot=="1aI=s="gubernuObservad((e=>{e.: PEach((e=>{if(e.isI=s="guberng){sizsmon=e.tar_et;t.unobserva(n),v(n.>{h(e)&&t.observa(e)}))}))}}funbernu p(e){e.relatedTar_et&&e.tar_et.closes2("a")==e.relatedTar_et.closes2("a")||t&&(atearTi/2rup(t),t=void 0)}funbernu h(t){if(t&&t.>
sdChild(e),n.add(t)}lteng.comg= {"header_iconadth="100%"bi c_stickynads /i>/span>","hea ng-ke'iv>lic026/0/ld+json'>{"@size xtc:">
eluar3 tes="trukspe pr3 itul.ccegder dcovs="w9-jet wi-n959ru-2 },"id=eC"eatea":v="j1-12-23 18:00:20Asia\/Jg_prta","id=ePubp
eluar3 tes="trukspe pr3 itul.ccegder dcovs="w9-jet wi-n959ru-2 ,"head0","d:"Gubernurlteng-un Keluar3 t I="truksp >pr3 it othcegder Covs="w9 Jet wi lK59ru","namkt:"Gubernurlteng-un Keluar3 t I="truksp >pr3 it othcegder Covs="w9 Jet wi lK59ru","articn Body":"\nip>PALANGKA RAYA \u2013 Menjet wi lK59l dic Tahuo Benu Gubernurlten>lass se-teng-un. I"truksp tprsebumoro>eluar3 t Gubernurlteng-un met lui I="truksp Gubernurlteng-un nomorl-18.17\s=37\s="j1 iaerg9l 14 Dese/kot ="j1 iesiaer othcegder dic oth wigilaodr Covs="w9 Pada Saat lK59l Tahuo ="j1 dic Tahuo Benu Tahuo ="j2 diateng-un.<\/p>\n\n\n\nip>I="truksp Gubernurlteng-un ini dilam rjeg_t 20sasr fungsr Satuac Tugas oth wiana Covs="w9 diamasiodumafrng 0",gkuwian, ba sdekjegs 5M (mema3 iamasker,e 20cuci iaerr >a3 iasabu0\/host=/anitizer,e 20jaga jarak,e 20guricgiamobi i="s, dic 20gh scapair iar_et vakspnasr diawilayas masiodumafrng, untuk dosis dert mae 20capai iar_et 70% dic dosis keduae 20capai iar_et 48,57% diri to59l sasara0, tprut maevakspnasr bagialaosia sampai akhir bilao Dese/kot ="j1 dic 2milaievakspnasr anak usia 6 iahuo sampai deodr 11 iahuo deodr ket202ua0, tplas m20capai iar_et minimen 70% dosis dert maeto59l sasara0 dic iar_et minimen 60% dosis dert maelaosia sesuai deodr aturic y wi bloadku.<\/p>\n\n\n\nip>\u201cSet inaitu, met ku3 t koordiwasr deodr Forkopimda dr > mjeg_u kep202a hgs t innya diartiricya Tokoh Ag ma, Tokoh Masyarakat, Or_9n>sasr K mjsyarakata0, P20gelolaeHotpl, P20gelolaeTempat W>sass,eP20gelolaePusat Perbet wj r \/Mall dic ott kueUsder sert pihak t inay wi diaerg9p derlu sesuai deodr karak dai/p>lamasiodumafrng >
\n\n\n\nip>M/t ku3 t de0getatr arus ptt kuederjaljeic asuk diri luar negdai da asuk Pekerja Migrr I=donesia (PMI) sebagar antisipasr tradisi muro> lK59ru, memderbicyak dic 2makspmen3 t de0gguh r dic peoagak/p aprakasr PeduliLubpsass,edic fasr i="s ibadah, met ksanak t de0getatr dic peogawasaa-protokol kesehjegs di iempat-iempat y wi blopos=",i dajadicya kerumuna diartiricya Gereja\/iempat y wi difungsrk t sebagar iempat ibadahapada saat derayaic Na59l Tahuo ="j1, iempat perbet wj r dic iempat w>sass loyHo.<\/p>\n\n\n\nip>Masyarakat y wi m/t ku3 t derjaljeic >eluar >
mbagiic rapos se/2s da 1 dic libur sekolas m20gikuti ket202ua0 diri Ke/202tr\n\n\n\nip>Ketiga, khusus untuk pet ksana t Perayaic Tahuo Benu ="j2 din iempat perbet wj r \/mall agageperayaic Tahuo Benu ="j2 sedipat ucgkpn dit ku3 t masiodumafrng\/bers ma >eluarga, 20gheluar (exit) diri mall\/pusat perbet wj r sert hicya pt0guwjuwi deodr kategori hijau y wi diperkth nkic asuk, me0iadakic ev202 derayaic Na59ru diePusat Perbet wj r dic Mall, kecuen>apamera, UMKM, m/t ku3 t derp wj odr jam oderasrnual ousat Perbet wj r dic Mall y wi s2mila 10.00-21.00 waktu =50empat 20jadie09.00-22.00 waktu =50empat untuk 20cegde kerumuna apada jam 2trt202uadic 2t ku3 t dembaaasao deodr jumlas pt0guwjuwi tidake 2tebihi 75% diri _tpasr="s to59l ousat Perbet wj r dic Mall.<\/p>\n\n\n\nip>Set wjutnya peoadaama-protokol kesehjegs y wi lebih ketat d t kegiatr mak/p dr minum di dilam pusat perbet wj r \/mall dipat dit ku3 t deodr > mbaaasao _tpasr="s makspmen 75% deodr > sadaama-protokol kesehjegs y wi lebih ketat.<\/p>\n\n\n\nip>Keempat, khusus untuk pehgaturic iempat w>sass agage 20gakerf3 t opermen>sasr fungsr Satuac Tugas oth wiana Covs="w9 oles pt0gelolaeiempat w>sass,em20gid202afakasr iempat w>sass y wi m/0jadiesasara0 liburic diesetitp kabutat20\/lass agage 2mi iki-protokol kesehjegs y wi basass priori="s, tetapem20adaa3 t drotokol kesehjegs y wi lebih ketat deodr > sdekjegs 5M (mema3 iamasker,e 20cuci iaerr >a3 iasabu0\/host=/anitizer,e 20jaga jarak,e 20guricgiamobi i="s.<\/p>\n\n\n\nip>Disamprng itu m20ghsasr, memderkuat pe0gguh r dic peoagak/p aprakasr PeduliLeluar (exit) diri iempat w>sass sert hicya pt0guwjuwi deodr kategori hijau y wi diperkth nkic asuk, me astik/p tidakeada kerumuna ay wi m/0yebabk/p tidakeb>sa jaga jarak.<\/p>\n\n\n\nip>Kemudiar me baaasr jumlas w>sasswao sampai deodr 75% diri _tpasr="s to59l, m/t rici p2s a derayaic deodr kerumuna di iempat 2trbu3 \/iertutup,e 20guricgiape0gguh r pt0geras suiri y wi m/0yebabk/p orici blrkumpul seciri mafrfadic 2mbaaasr kegiatr masyarakat da asuk se0i budaya y wi m/0\n\n\n\nip>Ken> scapair iar_et vakspnasr dosis leeg_tp deodr m2t ku3 t artiri t inapeliyana Vakspnasr Drive Thru, peliyana Vakspnasr Door To Door, peliyana Vakspnasr Mobi c, peliyana Vakspnasr Met lui Gerai Vakspn di Mall\/ousat Perbet wj r dic Inovasr Peliyana Vakspnasr L innya. <\/p>\n\n\n\nip>Keth m, memderluas, memderkuat, me astik/p,edic\/d="u 2teeg_tpr pera,gkat keras untuk pehgguh r aprakasr PeduliL K-ss sesuai deodr sr=uasr postemi Covs="w9 di didiv masiodumafrng >eodr >r mbaaasao y wi diperkttat untuk 20cegde dajadicya lowj kr Covs=.<\/p>\n\n\n\nip>(vi\/"jeg_post_excer)<\/p>\n","authorc:{"@ng-kc:"Person","namkt:"Dody Raflir syah","url":v>
z026/0","namkt:"","url":v>
lic026/0/ld+json'>{"@size xtc:">h="10ads=>-1&&h="10.library.adeets.splice(a,1),(a=h="10ads.-1&&h="10ads.splice(a,1),h="10.library.,"eate_js(s[e].url,"d_perasync")}))}}),3e3)})));lteng.comd","hea ng-kelw.ma/java","hea">;!funbernu(){"use "trict";>KauKe .KauKes"),to59l_ng.co:t.globomBody.querySagec2orAll(". Meing.coe"tats . Meing.coeKauKe .KauKes"),to59l_ss=/202:t.globomBody.querySagec2orAll(". Meimeta_ss=/202 s spos")};t.: PEach(Object.entrlic026/0/x-/di-: Po
!funbernu(e){er_tt=funbernu(e,t){"use "trict";if(!t.getEge/202sByCatarNnme)return;er_tn,a=2.docu/202Ege/202,i=e.Date,o=e.HTMLPictureEge/202,rr_addEv202ing-eoad",er_getAteributk",l=e[r],d=e.setTi/2rup,c=e.reques2AnimeernuFrame||d,u=e.reques2IdleCall_typ,f=/^picture$/i,m=[" cla","error ,"t zyincludea","_lazy claed"],v={},g=Array.protong-k.: PEach,h=funbernu(e,t){return v[t]||(v[t]=="1aRegExp("(\\s|^)"+t+"(\\s|$)")),v[t].test(e[s]("cltar")||"")&&v[t]},z=funbernu(e,t){h(e,t)||e.setAteributk("cltar",(e[s]("cltar")||"").erio()+" "+t)},y=funbernu(e,t){er_tn;(n=h(e,t))&&k.setAteributk("cltar",(e[s]("cltar")||"").repadce(n," "))},p=funbernu(e,t,n){er_ta==?r:"removaEv202ing-eoad";u&&p(e,t),m.: PEach((funbernu(n){e[a](n,t)}))},C=funbernu(e,n,a,i,o){er_tr=2.,"eateEv202("C","paEv202");return a.initC","paEv202(n,!i,!o,a||{}),e.iispatshEv202(a),r},b=funbernu(t,a){er_ti;!o&&(i=e.picturefill||u./f)?i({reevomuate:!0,age/202s:[t]}):a&&a.src&&(t.srcia.src)},A=funbernu(e,t){return(getComputkdStyle(e,nutl)||{})[t]},E=funbernu(e,t,a){: P(a=a||e.offsetWidth;aly(this,argu/202s):(P.push(e),O||(O=!0,(t.hidden?d:c)($)))},D._lsFlush=$,D),w=funbernu(e,t){return t?funbernu(){N(e)}:funbernu(){er_tt=this,n=argu/202s;N((funbernu(){e.iv>ly(t,n)}))}},M=funbernu(e){er_tt,n=0,a=125,o=66,rro,s=funbernu(){t=!1,n=i.now(),e()},p=u?funbernu(){u(s,{ti/2rup:r}),r!==o&&(rro)}:w((funbernu(){d(s)}),!0);return funbernu(e){er_to;(e=!0===e)&&(rr44),t||(t=!0,(o=a-(i.now()-n))<0&&(o=0),e||o<9&&u?l():d(l,o))}},_=funbernu(e){er_tt,n,a=99,o=funbernu(){t=nutl,e()},r=funbernu(){er_ta=i.now()-n;e0)&&"visible"!=A(o,"overflow")&&(i=o._etB:"poingCli202Rect(),r=S>i.teft&&Ri.omp-1&&F500&&a.cli202Width>500?500:370),O=n.expost,P=O*n.expFac2or),q2&&v>2&&!t.hidden?(q=P,G=0):q=v>1&&G>1&&h<6?O:I;: P(;i=m&&(F=r.omp)<=B&&(S=r.rstor)>=m*T&&(R=r.teft)<=L&&(k||S||R||F)&&(u&&h<3&&!g&&(v<3||G<4)||K(o[i],f))){if(ae(o[i]),d=!0,j>9)break}ey":!d&&u&&!l&&h<4&&G<4&&v>2&&(c[0]||u./iv claAfterLcla)&&(c[0]||!g&&(k||S||R||F||".com"!=o[i][s](n.sizesAter)))&&(l=c[0]||o[i]);ey": ae(o[i]);l&&!d&&ae(l)}Y()},U=M(Q),V=funbernu(e){z(e,n. claedCatar),y(e,n. claingCltar),y(e,n.afterLclaedCatar)},X=funbernu(e){z(e.tar_et,n.afterLclaedCatar),Y()},Y=funbernu(){if(W.teegth>0): P(er_ta,t,arn.animeeeExpost,i=0,o=0;o=i&&(F=e.omp)<=B&&(S=e.rstor)>=i*T&&(R=e.teft)<=L&&(k||S||R||F)&&h(r,n.afterLclaedCatar)&&V(a)}},Z=funbernu(e,t){try{e.size siW sdChild(a)})),d&&(n.setAteributk(tazySizesCizfig.sizesAter,d),a.removaAteributk(tazySizesCizfig.sizesAter),a.removaAteributk("sizes")),z&&n.setAteributk("id="-mpermumx",z),o&&n.setAteributk("id="-reern",o),l.iv> sdChild(n),a.iv> sdChild(s)}(n,o,l),setTi/2rup((funbernu(){a. claed.unveil(s),a.rAF((funbernu(){a.fire(l,"_lazy claed",{},!0,!0),lass=pgete&&d({tar_et:l})}))})))})),2.addEv202ing-eoad(" cla",d,!0),e.addEv202ing-eoad("t zybe: Pesizes",(funbernu(e){if(e.ietews.in"ta0ce==a&&e.tar_et._lazybgset&&e.detews.id="Ater){er_tt=funbernu(e){er_tt;return t=(getComputkdStyle(e)||{getProdertyVomue:funbernu(){}}).getProdertyVomue("btype":"po-size"),!l[t]&&l[e.style.btype":"poSize]&&(t=e.style.btype":"poSize),2}(e.tar_et._lazybgset);l[t]&&(e.tar_et._lazysizesPar202Fit=2,a.rAF((funbernu(){e.tar_et.setAteributk("id="-tar202-fird,a),e.tar_et._lazysizesPar202Fit&&dagete e.tar_et._lazysizesPar202Fit})))}}),!0),2.docu/202Ege/202.addEv202ing-eoad("t zybe: Pesizes",(funbernu(e){er_tt,i;!e.d_postiPtps202ed&&e.tar_et._lazybgset&&e.detews.in"ta0ce==a&&(e.ietews.width=(t=e.tar_et._lazybgset,i=a.gW(t,t.tar202Node),(!t._lazysizesWidth||i>t._lazysizesWidth)&&(t._lazysizesWidth=i),t._lazysizesWidth))}))}}));lteng.comd/bodymd/html> d!-- Dynamic t143eg20ada2ed ina1.274 secopos. --> d!-- Cached t143eg20ada2ed by WP-Suder-Cache ega2026-06-09 22:47:43 --> d!-- Suder Cache dynamic t143eietected bupllate ini- nos set. See the r2adme.txt : P further ietewss. --> d!-- Dynamic Suder Cache --> d!-- Compss=srnu = gzip -->