PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran meluncurkan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK), Kota Palangka Raya pada Senin 6 September 2021.
Dalam arahannya gubernur meminta kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalteng, Erlin Hadi untuk menginventarisasi daerah-daerah terdampak banjir. Tidak hanya itu gubernur juga menginstruksikan BPBPK Kalteng untuk berkoordinasi menyiapkan langkah strategis dengan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota dalam menangani bencana banjir.
“Saya minta kepada Kepala BPBPK (Provinsi Kalimantan Tengah) Erlin supaya koordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota untuk supaya menyiapkan langkah-langkah strategis,” jelas Gubernur saat menyampaikan arahan.
Lanjurnya, bahwa pemerintah provinsi menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten/Kota, ada 49 Kecamatan, dan 250 Desa/Kelurahan di Kalteng. Berdasarkan data BPBPK Kalteng, banjir terjadi di sejumlah Kabupaten/Kota intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan 11 Kabupaten/Kota dilanda banjir.
Banjir merendam rumah dan infrastruktur jalan, sehingga masyarakat terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah Provinsi Kalteng terus mengupayakan penanganan dampak bencana banjir di Kabupaten/Kota terdampak banjir.
Gubernur juga menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sosial tahap awal disalurkan ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupa kebutuhan pokok. “Pada hari ini, kita akan memberangkatkan awal untuk Kabupaten Kotim, bantuan beras dan Sembako yang lainnya termasuk untuk ibu-ibu hamil dan makanan kecil untuk anak-anak,” ungkap Gubernur Sugianto Sabran.
Dalam laporannya, Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kalteng Erlin Hardi melaporkan bantuan ini merupakan tahap awal bantuan sosial yang akan didistribusikan.
“Maka pada kesempatan ini akan didistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Kotawaringin Timur sebanyak 3.000 paket bantuan. Bantuan ini merupakan tahap awal dan akan dilanjutkan dengan Kabupaten lain yang akan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangannya,” pungkas Erlin Hardi.

Sementara itu ada sebanyak 14 truk yang mengangkut 3.000 paket bagi warga terdampak banjir. Bantuan yang berangkat ini akan terus berlanjut setiap harinya. Kemudian, untuk tenaga kesehatan tidak terbatas jumlahnya dan akan terus bertambah menyesuaikan keadaan di lokasi, bantuan tenaga juga sudah di back up oleh Satpol PP Provinsi.
Untuk korban banjir yang diserahkan sekitar 3.000 paket, terdiri dari 20 kg beras per Kepala Keluarga, 9 bahan pokok, PMT makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, masker, multivitamin dan obat-obatan serta pemberian pelayanan kesehatan.
Dari data yang disebutkan Gubernur Kalteng, ada sebanyak 12.000-13.000 kepala keluarga terdampak banjir di Katingan. Bantuan ini sendiri, paling lambat hari Kamis sudah sampai di lokasi banjir. Bantuan sesuai dengan arahan gurbernur juga diserahkan secara door to door melalui tim khusus.
(v/matakalteng.com)






















Discussion about this post