PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, terus berupaya membangkitkan kembali perekonomian masyarakat. Salah satunya melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng yang terus berupaya agar produksi perikanan tangkap di Kalteng tidak menunjukkan nilai negatif.
Kepala Dislutkan Kalteng, Darliansjah mengatakan bahwa hasil perikanan tangkap di Kalteng dapat melampaui target. Ia juga menambahkan upaya yang dilakukan pihaknya sesuai instruksi dan arahan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, yang menginginkan pembangunan di Kalteng tetap optimal sebagai upaya pemulihan ekonomi.
“Pemerintah dalam hal aktif memberikan bantuan bagi nelayan dan pelaku usaha di bidang perikanan, agar dapat tetap bekerja meskipun di masa pandemi,” ujar Darliansjah, Rabu 30 Juni 2021.
Ia juga menambahkan pada semester satu perikanan terbanyak di Kotawaringin Timur sebanyak 12 ribu ton lebih, diikuti Kotawaringin Barat sebanyak 10 ribu ton lebih. Pada semester dua pun capaian terbanyak juga di Kotim yakni 14 ribu ton lebih, serta diikuti Kobar dengan capaian 12 ribu ton lebih.
Berdasarkan data dari Dislutkan Kalteng bahwa produksi perikanan tangkap tahun 2020 mencapai 153 ribu ton lebih, capaian ini berhasil melampaui target indikator kinerja yakni sebanyak 131 ribu ton lebih. Untuk produksi perikanan tangkap ini terdiri dari perairan umum daratan (PUD) serta laut dari masing-masing kabupaten/kota se-Kalteng.
(vi/matakalteng.com)





















Discussion about this post