PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo mengajak seluruh komponen masyarakat, khususnya insan Pendidikan untuk dapat mengkampanyekan protokol kesehatan (Prokes) dan vaksinasi.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalteng membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pedoman Pembelajaran Tatap Muka Terbatas SMA/SMK/SLB Prov. Kalteng Tahun Pelajaran 2021/2022, bertempat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu 2 Juni 2021.
Dikatakan, gubernur sendiri sudah menegaskan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka harus dibarengi dengan upaya vaksinasi. Dalam hal ini ditekan target vaksinasi harus melebihi dari 50 persen atau mencapai 70 persen, sehingga kegiatan pembelajaran tatap muka dapat dilaksanakan.
“Saya mengajak seluruh komponen masyarakat, khususnya insan pendidikan untuk dapat mengkampanyekan protokol Kesehatan dan vaksinasi. Adapun vaksinasi ini menjadi persyaratan khusus bagi seluruh guru dan tenaga administrasi pendidikan dalam penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas yang akan kita laksanakan Insya Allah pada tanggal 1 Juli 2021,” seru Edy.
Dia menambahkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka tidak mungkin dapat dilaksanakan jika sebagai leading sektor, dalam hal ini para tenaga pengajar masih belum memenuhi target vaksinasi. Ia juga mengungkapkan selain memberikan vaksinasi kepada para tenaga pengajar, pihak juga akan memvaksinasi wali murid.
Edy juga meminta kepada seluruh Bupati dan Wali Kota se Kalimantan Tengah selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 di Kabupaten/Kota untuk berperan proaktif mensukseskan vaksinasi diwilayahnya masing-masing. Rangkul pihak-pihak terkait seperti Forkopimda Kabupaten/Kota dan organisasi-organisasi kemasyarakatan untuk mengajak pribadi, keluarga utamanya kalangan lansia untuk dapat melakukan vaksinasi.

“Rangkul pihak-pihak terkait seperti Forkopimda Kabupaten/Kota dan organisasi-organisasi kemasyarakatan untuk mengajak pribadi, keluarga utamanya kalangan lansia untuk dapat melakukan vaksinasi. Secara khusus juga pada hari ini saya mengajak seluruh insan Pendidikan untuk turut mensukseskan vaksinasi di lingkungannya masing-masing termasuk lingkungan keluarga. Dengan jumlah Tenaga Pendidik yang cukup banyak di Provinsi Kalimantan Tengah, saya harap dapat menyebarkan informasi dan edukasi mengenai vaksinasi agar target vaksinasi Kalimantan Tengah dapat tercapai,” tutur Edy.
Sementara untuk mewujudkan kembali proses belajar mengajar secara tatap muka, pemerintah terus melakukan berbagai upaya seperti melakukan 3T (Testing, Tracing dan Treatment), sosialisasi Protokol Kesehatan, pemulihan ekonomi nasional, penerapan PPKM Mikro dan berbagai upaya lainnya termasuk vaksinasi yang sedang dipercepat bagi seluruh kalangan masyarakat.
Pada kegiatan ini dilakukan penyerahan bantuan dana Praktek Kerja Industri (Prakerin) SMK Kalteng. Bantuan Prakerin diserahkan secara langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng kepada perwakilan masing-masing Sekolah.
Bantuan yang diberikan untuk Dinas Pendidikan sebesar Rp 635. 250.000, SMK 1 sebesar Rp 27.912.500, SMK 2 sebesar Rp. 19.525.500, SMK 3 sebesar Rp 17.531.250, SMK 4 sebesar Rp 12.031.250, SMK 7 sebesar Rp 3.987.500, dan SMK 8 sebesar Rp 5.775.000.
(vi/matakalteng.com)








