PALANGKA RAYA – Salah satu lokasi yang dikunjungi oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sukamara yaitu Tambak Udang Vanamei di Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pantai Luci, Kabupaten Sukamara, Selasa 23 Februari 2021.
Pada kunjungan ini dalam kurun waktu kurang lebih 2,5 bulan tambak udang ini akan melakukan panen udang yang diperkirakan mencapai 40 ton. Hasil panen udang tersebut nantinya akan didistribusikan ke Jakarta dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian di wilayah pesisir Kalteng.
Diketahui sebelumnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah membangun percontohan Tambak Udang berkelanjutan di Desa Sungai Pasir, Kabupaten Sukamara. Program tambak berkelanjutan tersebut masuk dalam program prioritas untuk mendorong ekspor udang nasional.
KKP membangun percontohan model klaster Tambak Udang seluas lebih dari 5 hektar dan bermitra dengan Pokdakan Mina Barokah yang dipilih sebagai pelaku utama budi daya. Selain Kabupaten Sukamara, KKP juga membangun percontohan tambak udang di 4 lokasi lain, yaitu Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Buol.
Melihat potensi yang dimiliki Kabupaten Sukamara dalam pengembangan peternakan maupun tambak, Gubernur menyatakan dukungannya dengan memfokuskan pada pembangunan infrastruktur.
“Kami ke Kabupaten Sukamara sesuai dengan janji kami dengan Bupati Pak Windu dan Wakil Bupati Ahmadi beserta jajarannya bahwa kami akan membantu masalah infrastruktur. Jalan dari Pantai Luci ada sekitar 30 km, butuh dana sekitar 60-75 miliar,” ucap Sugianto.
Gubernur Sugianto mengungkapkan, di tahun 2022 mendatang Pemerintah Provinsi Kalteng akan menghibahkan anggarannya ke Kabupaten Sukamara untuk Proyek Multiyears. Dan direncanakan proyek tersebut akan selesai di tahun 2023.
Peninjauan Gubernur ke Kabupaten Sukamara didampingi Isteri Ivo Sugianto Sabran. Hadir secara khusus Anggota DPR RI Dapil Kalteng H. Agustiar dan kepala dinas instasi di Kalteng serta disambut oleh Bupati dan Wakil Bupati Sukamara Windu Subagio dan H. Ahmadi beserta jajaran.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post