PALANGKA RAYA – Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah, pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan Kalteng menyalurkan bantuan kelotok bagi guru dan pelajar yang berada di bantaran sungai.
Gubernur Kalteng, H Sugianto bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, menyerahkan bantuan 10 unit perahu tempel atau kelotok beserta mesinnya untuk mendukung transportasi siswa menuju sekolah yang berada di pinggir atau bantaran sungai di berbagai daerah di Kalteng secara bertahap.
Bantuan kelotok tersebut diserahkan kepada SMAN 5 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan, SMAN 2 Timpah Kabupaten Kapuas, SMKN 1 Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas, SMKN 4 Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat, SMKN 1 Kotawaringin Lama Kabupaten Kotawaringin Barat, SMAN 9 Palangka Raya, SMKN 6 Palangka Raya, SMAN 3 Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau, SMAN 4 Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau, dan SMAN 5 Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau.
“Saya sangat menaruh harapan kepada kita semua untuk terus meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas, bermartabat, elok, religius, kuat, amanah, dan harmonis. Dan, anak didik kita, khususnya yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi di tingkat SMA/Sederajat yang melaksanakan pendidikan melalui jalur sungai, dapat semangat sekolah. Program ini akan diberikan bertahap untuk membantu warga,” ujar Gubernur, Kamis 24 Desember 2020.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Mofit Saptono menyampaikan bahwa masih banyak aktivitas pendidikan tertentu di wilayah Kalteng yang harus dijangkau dengan alat transporasi perahu atau kelotok karena harus mengitari sungai atau menyebrangi sungai.
“Dari pemantauan dan pengalaman bersama Pak Gubernur H. Sugianto Sabran, kami melihat dan merasakan anak-anak sekolah menyeberang menggunakan transportasi kelotok menuju sekolah. Diharapkan program bantuan kelotok beserta mesinnya ini dapat bermanfaat, tidak hanya bagi guru saja, tapi jquga untuk anak sekolah dalam menyemangati menempuh pendidikannya. Kami lakukan secara bertahap ke daerah-daerah lainnya,” jelas Mofit.
Tatie, Kepala Sekolah SMAN 9, Kelurahan Mungku Baru, Kecamatan Rakumpit, Palangka Raya mengaku terbantu dengan adanya bantuan kelotok atau perahu kecil sebagai sarana transportasi anak-anak sekolah dan guru.
“Kami sangat bersyukur bisa menikmati perahu kelotok progam pendidikan bantuan Pak Gubernur, sehingga anak-anak sekolah lebih lancar menuju ke sekolah, menyebrang, dan mengitari sungai. Dengan adanya bantuan pendidikan ini, kami berharap agar proses pembelajaran yang ada di sekolah kami menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Senada disampaikan warga lainnya, Altison, yang menyebut bantuan kelotok pendidikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat siswa-siswi yang bersekolah di wilayah pinggiran sungai untuk lebih giat lagi dalam menuntut ilmu. “Terima kasih Pak Gubernur memperhatikan warganya. Semoga kelotok ini berguna bagi guru dan anak-anak kami yang sekolah dalam menuntut ilmu lebih giat lagi dan semangat bersekolah,” kata Altison.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post