PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Ptovinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan di Bumi Tambun Bungai. Salah satunya adalah dengan memberikan bantuan komputer, pemberian beasiswa, pembangunan sarana sekolah hingga peningkatan kesuksesan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Plt Kadisdik Provinsi Kalteng Dr. Mofit Saftono, menyebutkan Pemprov Kalteng pada tahun 2018 menerima anggaran pendidikan sebesar Rp 12 miliar yang disalurkan menjadi beasiswa. Sebanyak 2.406 mahasiswa menerima bantuan biaya pendidikan bidik misi Kalteng Berkah. Sementara di tahun 2019 realisasi anggaran sebesar Rp.12,5 miliar telah disalurkan kepada lebih dari 5.108 mahasiswa.
Sedangkan untuk Kompetensi guru, di tahun 2016 jumlah guru profesional bersertifikat dari 2.425 meningkat menjadi 2.675 guru. Sedangkan tahun 2017 dan tahun 2018 jumlah guru bersertifikat sebanyak 2.882 guru dan tahun 2019 sebanyak 2.979 guru.
“Pemprov Kalteng terus meningkatkan upaya perbaikan dan kinerja dalam bidang pendidikan. Seperti memberikan peluang kepada SDM local sebanyak 2500 orang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengangkatan Guru Tidak Tetap (GTT),” ujar Mofit.
Lebih lanjut Ia mengatakan, sejak tahun 2017-2019 kelulusan UNBK di Kalteng mencapai angka 100 persen. Hal ini terlihat dari indicator kelulusan UNBK yang dilihat dari mata pelajaran Bahasa Indonesia meningkat sebanyak 2,7 persen, Bahasa Inggris 3,11 persen dan Matematika 5,26 persen.
Selain itu, disebutkan juga peningkatan jumlah sekolah terakreditasi Tahun 2016-2017 mencapai 48 persen dan pada tahun 2018-2019 sebanyak 76 persen.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post