PALANGKA RAYA – Mewabahnya Covid-19 hampir di seluruh Negara di dunia memberikan dampak yang cukup siginifikan, khususnya pada sektor perekonomian dan kesehatan. Pemerintah terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak, baik berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT)) ataupun stimulus.
Peduli pada kesehatan lansia, ibu dan anak, TP-PKK Provinsi Kalteng bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Provinsi Kalimantan Tengah, menyalurkan 960 paket stimulan pemenuhan gizi untuk lansia, anak anak dan ibu ibu di Kota Palangka Raya dan sekitarnya, yang digelar secara serentak di Indonesia, Sabtu 11 Juli 2020.
Penerima bantuan terdiri dari kelompok anak usia 0-4 Tahun berjumlah 16 orang, anak usia 5-17 Tahun sebanyak 513 orang, perempuan dewasa berjumlah 217 orang dan perempuan lansia sebanyak 160 orang.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Jayang Tingang (AJT) lantai II kantor Pemprov Kalteng tersebut, selain untuk membantu masyarakat yang tidak mampu yang terdampak dalam hal peningkatan gizi dan kesehatan, juga untuk membantu para suami dalam bekerja guna pemenuhan kebutuhan gizi bagi istri dan anak-anak yang terdampak covid-19.
“Pemerintah ingin memastikan perempuan dan anak dapat terpenuhi hak-haknya. Kami melihat bantuan sosial langsung (BST) dan sembako baik dari Pemprov, serta Gubernur Sugianto secara pribadi, hingga instansi terkait seperti Polda, Korem, Kejaksaan, PKK, dan ormas sampai orang yang mampu, itu sudah luar biasa membantu masyarakat. Nah saat ini, kami juga menghadiri penyaluran penyaluran paket pemenuhan kebutuhan gizi bagi perempuan atau ibu ibu, lansia dan anak anak, “ kata Ivo Sugianto Sabran, sambil menyerahkan paket secara simbolis.
Pada kesempatan itu juga, Ketua PKK Kalteng ini, bersama Ketua Bhayangkari Kalteng Ny. Martha Dedi Prasetyo, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kalteng Ny. Nancy Purwo Sudaryanto, membagikan paket secara simbolis untuk anak anak, perempuan dan lansia yang hadir secara perwakilan.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Gerakan Bersama Jaga Keluarga Kita (BERJARAK), untuk melindungi Perempuan dan Anak dari bahaya penularan Covid-19.
“Kita sebagai isteri tentu merasakan juga bagaimana suami bekerja tanpa lelah karena mempunyai tanggung jawab menuntaskan penularan Covid-19 ini dan pemenuhan ekonomi bagi keluarga. Dengan ini, dapat juga membantu pemenuhan kebutuhan untuk keluarga di rumah”, kata Ivo.
Istri Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, ini juga berpesan berpesan agar warga juga meningkatkan pola hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak, menggunakan masker agar dapat kembali ke kehidupan normal yang diharapkan.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post