PALANGKA RAYA – Ditengah menghadapi bencana non alam yaitu penyebaran Covid-19 dan upaya percepatan penanganannya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) telah malakukan langkah-langkah percegahan dan penanggulangannya.
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dalam pidato Peringatan Hari Jadi ke-63 Provinsi Kalimantan Tengah, yang disampaikan di Istana Isen Mulang Palangka Raya, Jumat 22 Mei 2020 menyampaikan beberapa upaya penanganan Covid-19 di Kalteng.
Pertama, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota telah melakukan refocusing dan realokasi sumber-sumber pembiayaan dan menggunakan Dana Tak Terduga (DTT) untuk memenuhi kebutuhan di bidang kesehatan, pangan, dan stimulans bagi masyarakat maupun usaha terdampak.
Kedua, Pemerintah Provinsi telah mengalokasikan anggaran Rp 500.296.306.370, masing-masing untuk penanganan kesehatan Rp 200.000.000.000; untuk penanganan dampak ekonomi Rp 70.296.306.370; dan untuk Jaring Pengaman Sosial Rp 230.000.000.000.
Ketiga, melakukan perluasan Rumah Sakit Doris Sylvanus untuk rawat inap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Bapelkes dan BPSDM. Keempat, membeli alat Real Time – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), rehab ruang mikrobiologi Rumah Sakit dr. Doris Sylvanus, dan mengaktifkan beberapa Rumah Sakit Kabupaten/Kota.
Kelima, penyediaan dan distribusi logistik seperti Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk tenaga medis dan paramedis di Provinsi maupun Kabupaten/Kota, masker non-medis untuk masyarakat, Rapid Test sebagai upaya screening awal Covid-19, serta masker medis sebagai buffer stock Provinsi.
Keenam, memberian Bantuan Sosial Tunai untuk korban terdampak Covid-19 tahap 1 sebanyak 180.747 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota sebesar Rp 500.000/KK dengan total nilai Rp 90.373.500.000. Diluar penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19, pemerintah juga berusaha meningkatkan pelayanan dalam bidang kesehatan lainnya.
“Sebagai bentuk upaya peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kalimantan Tengah, direncanakan pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dan Rumah Sakit Rehabilitasi Korban Narkoba dalam rangka penanggulangan dan pemberantasan narkoba di Palangka Raya,” ujar Sugianto.
Keberhasilan pembangunan selama 4 tahun masa kepemimpinan Sugianto Sabran dan Habib Ismail Bin Yahya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, tidak lepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat Kalimantan Tengah.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post