PALANGKA RAYA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) merilis data terbaru yang menunjukkan terjadi penambahan 2 kasus positif dari Kota Palangka Raya.
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, H Sugianto Sabran, melalui Wakil Ketua Pelaksana Harian Suyuti Syamsul menjelaskan penambahan kasus ini merupakan penularan lokal.
“Penambahan kasus hari ini merupakan penularan local, pasien memiliki riwayat kontak aktivitas di pasar besar. Sedangkan satu pasien lainnya merupakan OTG dan masih anak-anak,” ujar Suyuti saat dihubungi via pesan singkat, Senin 25 Mei 2020.
Terkait adanya klaster pasar besar, Direktur RS Doris Sylvanus, Yayuk Indriati sebelumnya menyebutkan untuk kasus pasar besar, berdasarkan tracing komunitas saat ini telah terdata di RS. Ia juga menyebutkan dari beberapa yang menunjukkan hasil rapid reaktif telah melakukan swab di RSUD Doris Sylvanus.
“Saat ini masih dilakukan pendataan dan secara simultan akan dilakukan swab terhadap pesien dengan hasil rapid reaktif. Info terakhir telah dilakukan swab untuk tiga sample dan beberapa telah dinyatakan positif. Total pasien positif dari klaster pasar besar saat ini ada 8 orang yang tersebar di beberapa rumah sakit di Kota Palangka Raya,” jelas Yayuk, Sabtu 23 Mei 2020?
Dari 311 total kasus positif yang dilaporkan termasuk dengan 2 orang terkonfirmasi positif yang baru, diantaranya 143 orang masih dalam perawatan, 151 orang dinyatakan sembuh dan 17 orang meninggal dunia.
Sementara, Kasus Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di wilayah Kalteng berjumlah 51 orang saat ini. Untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 16 orang menjadi 243 orang. OTG di Kalteng saat ini berjumlah 1.402 orang, dengan jumlah OTG terbanyak ada di Kabupaten Murung Raya berjumlah 621 orang.
(vi/matakalteng.com)





















Discussion about this post