PALANGKA RAYA – Mahasiswa Universitas Palangka Raya yakni Elda Alyatikah, Siswo, Riaa Safitri dan Anisa Puspa Putri meraih
medali perak pada sebuah event tingkat internasional. Dibawah bimbingan dosen jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Palangka Raya, Rendy Muhamad Iqbal, mahasiswa Kalteng mampu mengalahkan 100 inovator lainnya di 16 Negara lainnya.
Kegiatan yang mereka ikuti adalah World Invention Technology Expo (WINTEX) yang diselenggarakan oleh Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA) di Jakarta pada tanggal 9-12 Oktober 2019. Kegiatan tersebut tepatnya dilaksanakan di Sasana Kriya, Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.
“Kegiatan yang diselenggarakan oleh INNOPA ini berupa gelar karya, temuan, hasil penelitian atau inovasi dari berbagai bidang yang terbagi menjadi dua kategori kegiatan yaitu International Young Inventors Award (IYIA) untuk kalangan pelajar dan World Invention Technology Expo (WINTEX) untuk tingkat umum,” kata Rendy Muhammad Iqbal, Rabu 16 Oktober 2019.
Kedua kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 inovator yang berasal dari 16 negara, terdiri atas Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Sri Lanka, Vietnam, Jepang, China, Korea Selatan, Amerika, Polandia, Mesir, Arab Saudi, Kroasia, Filipina dan Kanada. “Setiap tim mendapatkan satu buah booth dengan nomor urut tertentu untuk memamerkan hasil temuannya, tim kita dari Universitas Palangka Raya mendapatkan nomor booth 59,” jelasnya.
Dalam kegiatan itu lanjut Randy, tim Universitas Palangka Raya membawa prototype dan sejumlah sampel tentang pengolahan limbah pewarnaan jeans, dengan judul Modification of TiO2 with N doping and Zeolite NaY for Methylene Blue Degradation: Microstructure, Photocatalytic Activity and Kinetic Study yang telah dipersiapkan beberapa bulan sebelum pelaksanaan kegiatan.
Pada acara puncak ini, tim Universitas Palangka Raya berhasil menyabet medali perak untuk kategori World Invention Technology Expo (WINTEX). “Prestasi yang diperoleh ini tidak lepas dari doa dan dukungan semua pihak serta bantuan finansial dari bagian Kemahasiswaan UPR, PT Asmin Bara Bronang dan PT PAMA. Dengan pencapaian ini, diharapkan mampu mengharumkan nama Universitas Palangka Raya dan Kalimantan Tengah di kancah internasional,” pungkasnya.
(dy/matakalteng.com)
















Discussion about this post