BUNTOK – Kebakaran yang terjadi di Desa Penda Asam yang ada di wilayah Kecamatan Dusun Selatan (Dusel) Barito Selatan (Barsel) telah menghabiskan setidaknya lima buah rumah warga pada hari minggu siang 12 Oktober 2024.
Peduli dengan musibah yang menimpa sesama, Eddy Raya dan Tanto melalui Hj Sonya afiati Rosada memberikan bantuan bagi para korban musibah kebakaran tersebut yang di terima langsung oleh Kades Penda Asam Arbadi pada Selasa 15 Oktober 2024.
Hajjah Sonya Afiati Rosada kepada wartawan menyampaikan, bahwa pihaknya turut berduka atas musibah kebakaran yang menimpa sejumlah warga Desa Penda Asam dan kedatangan kami bersama kawan kawan kali ini dalam rangka memberikan sejumlah bantuan yang tidak seberapa dan hal ini tentunya tidak ada kaitannya dengan politik atau apapun melainkan murni karena rasa prihatin kami terhadap sesama.
“Hal ini tidak ada kaitannya dengan politik atau apapun melainkan murni karena rasa prihatin terhadap sesama, selain itu desa penda asam masih eratbkaitannya dengan leluhur kami yang juga berasal dari desa asam dan sekali lagi bantuan yang kami berikan tidak ada kaitannya dengan apapun tetapi dari merupakan bantuan pribadi bauk dari pak eddy raya ataupun pak tanto dengan harapan bantuan sederhana ini bisa bermanfaat”, ungkap Sonnya
Sementara itu Kepala Desa Asam Arbadi, menerangkan atas musibah kebakaran yang telah terjadi, mengakibatkan lima rumah hanggus terbakar sehingga 9 KK kehilangan tempat tinggal.
“Dan atas adanya aksi dari rekan rekan sekalian yang datang bersusah payah untuk memberikan bantuan bagi warga yang terdampak kebakaran kemarin, saya mewakili warga sangat berterimakasih atas adanya bantuan ini sehingga warga sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, semoga hal ini menjadi keberkahan bagi kita semua”, ucap Arbadi.
Selain itu untuk kerugian akibat kebakaran yang terjadi, diperkirakan di bawah 1 Milliar dengan kalkulasi 150 juta satu rumah di kalikan 5.
Kades Penda Asam ini juga menghimbau bagi seluruh lapisan masyarakat Desa Penda Asam, agar setidaknya dengan adanya kejadian ini kita lebih waspada lagi kedepannya terhadap hal hal yang bisa sebagai pemicu kebakaran seperti kompor, lpg, obat nyamuk dan lainnya.
“Dan bagi warga yang terkena musibah saya berharap agar bisa kuat dan tabah dalam menghadapi musibah yang menimpa ini dan setidaknya kita bisa me jadikan pelajaran agar lebih waspada lagi kedepannya dan berhati hati.Semoga juga kejadian serupa tidak terulang lagi di desa penda asam dan sekitarnya”, pungkas Arbadi
(Taufik/Matakalteng)






















Discussion about this post