KUALA KURUN – Pj Bupati Gumas Herson B Aden menjadi pemateri secara virtual, dalam kegiatan kelas tim pendamping keluarga (TPK) Hebat Seri III tahun 2024, dengan tema Sukses Menyusui dan KB Pascapersalinan, Yes!.
“Saya ingin terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader TPK, untuk melaksanakan pendampingan dan penanganan kasus keluarga berisiko stunting,” kata Herson, pekan lalu.
Dia menuturkan, angka stunting di Kabupaten Gumas tahun 2023 mengalami penurunan lima persen menjadi 12,9 persen, jika dibandingkan tahun 2022 yaitu 17,9 persen. Angka tersebut menunjukkan keberhasilan dalam melakukan penanganan stunting yakni dibawah target nasional 14 persen.
“Kinerja itu harus dipertahankan, dengan melakukan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting, semua calon pengantin/calon pasangan usia subur, dan surveilans keluarga berisiko stunting,” ujarnya.
Sejauh ini, Pemkab Gumas bekerjasama BKKBN Provinsi Kalteng sudah melaksanakan orientasi pelatihan bagi anggota TPK, dengan sasaran 381 kader TPK dari 127 desa/kelurahan.
“Melalui pelatihan itu, kami berharap pendampingan yang dilakukan kader TPK meliputi bidan desa, kader KB dan kader PKK dapat lebih maksimal,” terangnya.
Dia menuturkan, dengan peningkatan pengetahuan serta keterampilan, telah membawa TPK Kabupaten Gumas untuk kedua kalinya menjadi penyaji pembelajaran berbasis masalah pada kelas TPK seri III Tahun 2024, yang diwakili TPK Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun.
“Sebelumnya juga dari Kader TPK Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, menjadi penyaji PBL pada kelas TPK seri I tahun 2024,” tandasnya.
(sid/matakalteng)






















Discussion about this post