KUALA KURUN – Untuk menekan peningkatan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Puskesmas Tewah melakukan fogging di wilayahnya. Hal itu dilakukan karena ditemukan kasus DBD di Kelurahan Tewah, Desa Teluk Lawah, dan sekitarnya.
“Kami melakukan fogging di RT 16 dan 17, serta wilayah Desa Teluk Lawah, mengingat ada ditemukan kasus DBD di wilayah itu,” kata Promotor Kesehatan UPT Puskesmas Tewah, Mad Uhing Sublas, Minggu, 11 Juni 2023.
Selain fogging, untuk mencegah DBD, masyarakat diminta menerapkan pola hidup sehat dan bersih serta pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M, yakni menguras, menutup dan mengubur.
“Menguras tempat penampungan air, menutup rapat semua tempat penampungan air, serta mengubur semua barang-barang bekas yang ada di sekitar rumah,” terangnya.
Sementara itu, Lurah Tewah, Noor Ifan Syah menyambut baik dan mendukung pelaksanaan fogging yang dilakukan Puskesmas Tewah. Hal ini mengingat ada beberapa kasus DBD ditemukan di Kelurahan Tewah.
“Kami juga berharap kepada warga di Kelurahan Tewah agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta melakukan pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M,” tuturnya.
Di sisi lain, Ketua RT 16 Kelurahan Tewah, Samsyar, mengucapkan terima kasih kepada pihak puskesmas, kelurahan, polsek, koramil, dan seluruh pihak terkait atas terlaksananya fogging di wilayah ini.
“Dengan adanya fogging, kami berharap kasus DBD di Kelurahan Tewah dapat dicegah dan ditekan,” tandasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post