KUALA KURUN – Hujan deras yang mengguyur Kota Kuala Kurun pada Minggu, 8 Mei 2022 malam hingga Senin, 9 Mei 2022, dini hari, mengakibatkan aliran air yang melewati box culvert menjadi terhambat, sehingga debit air di Sungai Nyaharum meningkat. Air meluap merusak dua sisi badan Jalan Letjen Suprapto.
Tak hanya itu, median yang memisahkan dua jalan dengan arah berlawanan juga mengalami kerusakan. ”Terkait kerusakan jalan tersebut, kami akan segera memperbaikinya. Termasuk box culvert yang dilintasi aliran Sungai Nyaharum,” ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gumas Baryen, Selasa, 10 Mei 2022.
Sebenarnya, lanjut dia, DPU sudah menyiapkan anggaran untuk memperbaiki sejumlah titik di Jalan Letjen Suprapto Kota Kuala Kurun yang mengalami kerusakan tadi. Namun dengan adanya kejadian tersebut, maka penanganan akan segera dilakukan.
”Penanganan yang kami lakukan tidak hanya untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak. Tetapi juga membuat parit di sekitar perumahan warga di sana, agar tidak terdampak jika Sungai Nyaharum kembali meluap,” tuturnya.
Selain di Jalan Letjen Suprapto, hujan deras dan kenaikan debit air Sungai Nyaharum juga menyebabkan beberapa titik ruas Jalan Adonis Samad Kota Kuala Kurun mengalami kerusakan.b”Disana, ada titik ruas jalan yang belum diaspal dan hanya timbunan batu yang tergerus derasnya aliran air, sehingga kendaraan yang melintas menjadi tidak nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Perhubungan (DLHKP) Kabupaten Gumas Yohanes Tuah, melalui Kabid Perhubungan Sandra Cipta mengakui, panjang jalan yang rusak akibat hujan deras dan meluapnya air Sungai Nyaharum sekitar 50 meter.
”Kami sudah memasang pita rambu peringatan di ruas jalan yang rusak tadi. Nanti juga akan dipasang lampu lalu lintas, agar masyarakat yang melintas berhati-hati,” tandasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post